RADARSOLO.COM-Komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa kembali memperoleh pengakuan nasional.
Dalam rangkaian Puncak Peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang digelar di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, BRI dianugerahi penghargaan sebagai instansi yang “Mendukung Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.”
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto kepada Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya.
Apresiasi ini diberikan atas kontribusi aktif BRI dalam mendorong penguatan desa sebagai fondasi pemerataan ekonomi nasional.
Hal ini sejalan dengan Asta Cita ke-6 Presiden RI Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.
Acara yang mengusung tema “Bangun Desa Bangun Indonesia: Desa Terdepan untuk Indonesia” ini turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, jajaran pemerintah daerah, serta asosiasi desa se-Indonesia.
Komitmen Berkelanjutan
Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi BRI untuk terus memperluas kontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan.
“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen dan kerja kolektif seluruh insan BRI dalam mendampingi desa-desa di Indonesia. BRI akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun desa yang berdaya, mandiri, dan berkelanjutan,” ujar Riko.
Berdayakan 5.000 Desa
Sebagai bank yang fokus pada UMKM, BRI konsisten menghadirkan program pemberdayaan terintegrasi.
Baca Juga: Dari Nastar hingga Cheesecake, Natalia Mutiara Kembangkan Bisnis Kuliner Lewat Pelatihan Digital BRI
Hingga Desember 2025, BRI melalui program unggulan Desa BRILiaN tercatat telah memberdayakan 5.000 desa di seluruh Indonesia.
Program ini dirancang untuk mendorong desa mengoptimalkan potensi ekonomi lokal melalui penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), digitalisasi layanan, serta pengembangan inovasi berbasis karakteristik desa.
Selain Desa BRILiaN, BRI memperkuat ekosistem ekonomi desa melalui:
- AgenBRILink: Memperluas akses layanan keuangan hingga ke pelosok.
- LinkUMKM: Platform digital yang menghubungkan pelaku usaha dengan pasar.
- Klasterku Hidupku: Mendorong produktivitas usaha berbasis komunitas.
- Rumah BUMN: Pusat pembinaan UMKM untuk membangun ekosistem digital.
“Melalui kolaborasi lintas sektor, BRI optimistis penguatan desa akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan pemerataan pembangunan nasional, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkokoh ketahanan ekonomi Indonesia,” pungkas Riko. (*)
Editor : Tri wahyu Cahyono