Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

IHSG Hari Ini Dibuka Turun 1,24 Persen, Begini Pergerakan Saham IHSG Pagi Ini

Nur Pramudito • Senin, 2 Februari 2026 | 10:12 WIB
IHSG Hari Ini dibuka turun ke level 8.306. Saham IHSG bergerak fluktuatif, pasar menanti sentimen reformasi OJK dan global.
IHSG Hari Ini dibuka turun ke level 8.306. Saham IHSG bergerak fluktuatif, pasar menanti sentimen reformasi OJK dan global.

RADARSOLO.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG Hari Ini) mengawali perdagangan Senin (2/2/2026) dengan tekanan.

Pada pembukaan pasar, indeks tercatat berada di level 8.306,163, melemah 103,247 poin atau sekitar 1,24 persen, berdasarkan data RTI Business pukul 09.04 WIB.

Pergerakan IHSG Hari Ini di awal sesi pertama berlangsung dalam kisaran 8.223,868 hingga 8.313,058.

Sementara itu, total kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp14.838,836 triliun.

Dari sisi pergerakan Saham IHSG, sebanyak 238 saham tercatat menguat, 275 saham melemah, dan 166 saham bergerak stagnan atau belum mengalami perubahan harga.

Baca Juga: Profil Iman Rachman, Direktur Utama BEI yang Mengundurkan Diri Usai IHSG Dua Hari Trading Halt

Kondisi ini menunjukkan tekanan masih mendominasi pasar pada awal perdagangan.

Aktivitas transaksi terpantau cukup ramai. Hingga pagi hari, tercatat 2,091 miliar saham diperdagangkan melalui 193.472 transaksi, dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp1,68 triliun.

Dinamika Saham IHSG masih dipengaruhi oleh kombinasi sentimen domestik dan global.

Meski dibuka di zona merah, Kiwoom Sekuritas Indonesia menilai IHSG Hari Ini berpeluang berbalik menguat. Optimisme tersebut didorong oleh respons positif pelaku pasar terhadap delapan rencana aksi percepatan reformasi pasar modal yang disiapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kebijakan tersebut dinilai mampu meredam volatilitas jangka pendek sekaligus meningkatkan kepercayaan investor.

Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, menyampaikan bahwa IHSG berpotensi bergerak menuju level 8.600 sebagai tahap awal penguatan, sebelum mencoba menutup celah (gap) di area resistance 8.700 hingga 8.873.

Sentimen pasar domestik akan banyak dipengaruhi oleh sikap investor dalam merespons implementasi kebijakan OJK, khususnya terkait delapan agenda reformasi pasar modal Indonesia yang tengah digulirkan.

Arah kebijakan ini diharapkan memberi dorongan positif bagi pergerakan Saham IHSG ke depan.

Dari eksternal, perhatian pelaku pasar juga tertuju pada sejumlah isu global, mulai dari proses lanjutan konfirmasi Ketua Federal Reserve di Senat Amerika Serikat, dinamika pembahasan anggaran pemerintah AS pasca-shutdown parsial, hingga hasil pertemuan OPEC+.

Selain itu, pasar juga mencermati rilis lanjutan data inflasi AS, pergerakan nilai tukar dolar, kondisi pasar logam menjelang libur Tahun Baru Imlek China, serta perkembangan situasi politik Jepang menjelang pemilihan Majelis Rendah.(np)

Editor : Nur Pramudito
#anjlok #saham ihsg #melemah #ihsg hari ini #2 Februari 2026