RADARSOLO.COM – Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) diperkirakan masih berlangsung dinamis pada perdagangan Selasa, 10 Februari 2026, seiring tingginya volatilitas harga emas global dan sentimen pasar yang belum sepenuhnya stabil.
Setelah mencatat kenaikan dalam dua hari terakhir, emas Antam kini berada di fase krusial.
Pelaku pasar menanti arah lanjutan, apakah tren penguatan berlanjut atau justru terkoreksi dalam jangka pendek.
Pengamat pasar komoditas sekaligus Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, menilai pergerakan emas Antam masih akan bergerak dalam rentang naik-turun (sideways fluktuatif) dengan potensi menguji area psikologis tertentu.
Skenario Kenaikan Harga Emas Antam
Menurut Ibrahim, apabila sentimen global mendukung dan harga emas dunia kembali menguat, maka emas Antam berpeluang melanjutkan tren positif.
“Untuk pergerakan naik, level resistance awal berada di kisaran Rp2.800.000 per gram, sementara resistance berikutnya berada di area Rp2.900.000 per gram,” ujar Ibrahim dalam keterangannya.
Level tersebut dinilai menjadi area penting yang akan menentukan apakah harga emas Antam mampu menjaga momentum penguatan dalam waktu dekat.
Risiko Koreksi Tetap Mengintai
Meski demikian, Ibrahim mengingatkan bahwa potensi koreksi masih terbuka.
Tekanan harga emas global, penguatan dolar AS, serta respons pasar terhadap data ekonomi internasional bisa memicu pelemahan harga emas domestik.
Dalam skenario penurunan, harga emas Antam diperkirakan memiliki support pertama di level Rp2.725.000 per gram. Jika tekanan berlanjut, support lanjutan berada di kisaran Rp2.620.000 per gram.
Harga Emas Antam Terbaru
Berdasarkan pantauan di laman resmi Logam Mulia Antam, harga emas batangan pada Senin (9/2/2026) tercatat naik Rp20.000 menjadi Rp2.940.000 per gram.
Adapun pada Sabtu (7/2/2026), harga emas Antam juga menguat signifikan sebesar Rp30.000.
Sehingga menandai tren kenaikan jangka pendek yang cukup solid.
Meski demikian, harga saat ini masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) yang tercatat pada 29 Januari 2026, yakni Rp3.168.000 per gram.
Harga Buyback Ikut Menguat
Tak hanya harga jual, nilai buyback atau harga beli kembali emas Antam juga mengalami kenaikan.
Pada Senin (9/2/2026), harga buyback tercatat naik Rp28.000 ke level Rp2.734.000 per gram.
Harga buyback menjadi acuan penting bagi investor yang ingin melepas emas batangan ke Antam.
Ketentuan Pajak Penjualan Emas Antam
Perlu diketahui, transaksi jual beli emas batangan Antam mengikuti ketentuan perpajakan sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.
Penjualan kembali emas batangan dengan nilai transaksi di atas Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22, dengan ketentuan 1,5 persen bagi penjual yang memiliki NPWP dan 3 persen bagi penjual tanpa NPWP.
Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback yang diterima penjual. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria