RADARSOLO.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) diperkirakan masih berpeluang melanjutkan tren positif pada perdagangan Rabu (11/2/2026), setelah mencatatkan kenaikan beruntun sejak akhir pekan lalu.
Pergerakan harga yang konsisten menguat menjadi sinyal bahwa minat investor terhadap aset lindung nilai masih terjaga.
Mengacu data resmi Logam Mulia Antam, harga emas pada Selasa (10/2/2026) naik Rp14.000 per gram ke level Rp2.954.000.
Kenaikan ini memperpanjang momentum bullish setelah sehari sebelumnya harga juga menguat signifikan sebesar Rp20.000 per gram.
Dengan posisi tersebut, harga emas Antam kini kian mendekati ambang psikologis Rp3 juta per gram, meski masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa Rp3.168.000 per gram yang tercatat pada 29 Januari 2026.
Jika dibandingkan dengan Senin (9/2/2026), tren kenaikan harga emas Antam terlihat cukup solid.
Dalam dua hari perdagangan, harga tercatat telah naik total Rp34.000 per gram, mencerminkan sentimen pasar yang masih condong ke arah positif.
Sejak mencetak rekor akhir Januari lalu, pergerakan harga memang sempat berfluktuasi.
Namun, secara umum emas masih bergerak dalam tren naik jangka pendek, menunjukkan kekuatan pasar emas domestik.
Harga Buyback Ikut Naik
Tak hanya harga jual, harga buyback atau pembelian kembali emas oleh Antam juga mengalami kenaikan Rp14.000, menjadi Rp2.748.000 per gram.
Buyback mencerminkan harga yang diterima konsumen ketika menjual kembali emas ke Antam.
Kenaikan buyback mengindikasikan likuiditas pasar emas masih kuat, sekaligus mencerminkan permintaan fisik yang tetap tinggi.
Faktor Penggerak Harga Emas
Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak di rentang Rp2.844.000–Rp3.027.000 per gram.
Sementara dalam sebulan terakhir berada pada kisaran Rp2.577.000–Rp3.168.000 per gram.
Rentang pergerakan yang lebar ini menunjukkan volatilitas pasar emas masih cukup tinggi.
Dari sisi global, pergerakan harga emas dipengaruhi oleh dinamika nilai tukar dolar AS dan ketidakpastian ekonomi dunia.
Meski penguatan dolar cenderung menekan harga emas global, kondisi geopolitik dan kekhawatiran perlambatan ekonomi membuat emas tetap menjadi pilihan investor.
Sementara dari dalam negeri, permintaan ritel dan penyesuaian harga di lembaga seperti Pegadaian turut memberi kontribusi.
Pegadaian mencatat harga emas UBS dan Galeri 24 juga mengalami tren kenaikan.
Prediksi Harga Emas Antam Rabu 11 Februari 2026
Secara teknikal, harga emas Antam masih berada dalam tren naik jangka pendek.
Area support kuat diperkirakan berada di sekitar Rp2.940.000 per gram, sementara resistance terdekat berada di level Rp2.960.000 per gram.
Jika level resistance berhasil ditembus, peluang menuju Rp3 juta per gram kian terbuka.
Untuk perdagangan Rabu (11/2/2026), harga emas Antam diperkirakan bergerak stabil dengan kecenderungan naik tipis di kisaran Rp2.950.000–Rp2.970.000 per gram. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria