RADARSOLO.COM - Harga emas Antam diperkirakan masih bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat tipis pada Jumat, 13 Februari 2026.
Setelah bertahan di level Rp2.947.000 per gram pada Kamis (12/2/2026), pelaku pasar menanti arah baru pergerakan logam mulia di tengah sentimen global dan domestik yang masih dinamis.
Mengacu pada laman resmi Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), harga emas 24 karat tidak berubah pada perdagangan Kamis dan tetap di Rp2.947.000 per gram.
Posisi ini bertahan setelah sehari sebelumnya, Rabu (11/2/2026), sempat terkoreksi Rp7.000.
Stabilnya harga tersebut mengindikasikan fase konsolidasi di area atas.
Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam juga tidak bergerak, tetap di Rp2.741.000 per gram.
Likuiditas pasar emas domestik dinilai masih terjaga, terlihat dari konsistennya selisih harga jual dan beli.
Rincian Harga Emas Antam 12 Februari 2026
Berikut daftar harga emas batangan Antam pada Kamis (12/2/2026):
0,5 gram: Rp1.523.500
1 gram: Rp2.947.000
2 gram: Rp5.834.000
3 gram: Rp8.726.000
5 gram: Rp14.510.000
10 gram: Rp28.965.000
25 gram: Rp72.287.000
50 gram: Rp144.495.000
100 gram: Rp288.912.000
250 gram: Rp722.015.000
500 gram: Rp1.443.820.000
1.000 gram: Rp2.887.600.000
Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak di kisaran Rp2.856.000 hingga Rp2.954.000 per gram.
Adapun dalam satu bulan terakhir, rentangnya lebih lebar yakni Rp2.652.000 hingga Rp3.168.000 per gram.
Rekor harga tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) tercatat pada 29 Januari 2026 di level Rp3.168.000 per gram.
Sementara itu, harga buyback tertinggi sebelumnya sempat menyentuh Rp2.989.000 per gram.
Analisis dan Prediksi Harga Emas Jumat 13 Februari 2026
Secara teknikal, harga emas Antam saat ini berada dalam pola konsolidasi.
Level support kuat terpantau di area Rp2.940.000 per gram, sedangkan resistance terdekat berada di kisaran Rp2.955.000 per gram.
Untuk perdagangan Jumat (13/2/2026), harga diproyeksikan bergerak di rentang Rp2.947.000 hingga Rp2.955.000 per gram.
Sedangkan harga buyback diperkirakan berada di kisaran Rp2.741.000 hingga Rp2.750.000 per gram.
Pengamat pasar komoditas Ibrahim Assuaibi menilai emas batangan Antam masih memiliki peluang penguatan, meski tetap dibayangi potensi koreksi.
“Apabila harga logam mulia naik, resistance pertama berada di kisaran Rp2.800.000 per gram dan resistance kedua di sekitar Rp2.900.000 per gram,” ujar Ibrahim dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026).
Namun demikian, ia juga mengingatkan adanya potensi pelemahan.
Support pertama diproyeksikan berada di level Rp2.725.000 per gram dan support kedua di sekitar Rp2.620.000 per gram.
Faktor Global dan Domestik
Pergerakan emas global masih sangat dipengaruhi oleh arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat dan pergerakan dolar AS.
Ketidakpastian geopolitik turut menopang minat investor terhadap aset safe haven seperti emas.
Di dalam negeri, permintaan ritel juga berkontribusi terhadap stabilitas harga.
Sejumlah platform penjualan seperti Pegadaian mencatat harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 relatif stabil, meski terdapat variasi harga antar kanal distribusi.
Ketentuan Pajak Transaksi Emas
Perlu diketahui, transaksi emas batangan dikenakan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017.
Untuk pembelian emas, dikenakan PPh 22 sebesar0,45% bagi pemilik NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP.
Sedangkan untuk transaksi buyback dengan nominal di atas Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% bagi non-NPWP
Pajak tersebut langsung dipotong dari total nilai transaksi dan setiap pembelian akan disertai bukti potong resmi.
Dengan kondisi pasar yang masih menunggu sentimen baru, harga emas Antam pada Jumat 13 Februari 2026 diperkirakan bergerak terbatas namun tetap berpotensi menguat tipis.
Investor disarankan mencermati perkembangan global dan mempertimbangkan level support-resistance sebelum mengambil keputusan transaksi. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria