RADARSOLO.COM - Komunitas Senandung Rindu kembali menggelar agenda Senandung Rindu dan Dansa (Senada) di Hotel Sahid Jaya, Surakarta, Sabtu (14/2) pagi.
Kegiatan yang sarat nuansa nostalgia ini menghadirkan penyanyi keroncong Ninuk Herdjini, nominator AMI Award kategori keroncong, serta Elly Beka, penyanyi asal Salatiga.
Acara Senada diikuti puluhan anggota komunitas serta tamu undangan yang mayoritas merupakan kalangan lanjut usia (lansia) dengan hobi menyanyi dan berdansa.
Sejumlah lagu-lagu nostalgia hingga keroncong klasik mengalun, diselingi sesi dansa yang membuat suasana semakin meriah.
Ketua Komunitas Senandung Rindu, Tien Eko, menjelaskan bahwa komunitas ini berdiri sejak 14 September 2015.
Awalnya, kegiatan Senandung Rindu digagas sebagai ruang bagi para manula untuk menyalurkan hobi bernyanyi dan berdansa.
"Komunitas Senandung Rindu itu berdiri tahun 2015, pertama kali saya mengadakan di Café Banaran untuk para manula yang punya hobi menyanyi dan berdansa," ungkapnya.
Ia mengakui sempat vakum sekitar lima tahun karena kondisi kesehatan sang suami yang kemudian meninggal dunia.
Kegiatan Senada kali ini pun sekaligus menjadi ajang temu kangen.
"Ini sebenarnya reuni temu kangen, tapi ternyata antusiasnya luar biasa. Banyak orang luar yang ingin ikut karena melihat konsepnya bagus," tambahnya.
Tien Eko menyebutkan, komunitas ini rutin menggelar kegiatan bulanan seperti arisan dan berbagai event hiburan.
Ke depan, pihaknya juga berencana bekerja sama dengan sejumlah artis dan musisi nostalgia.
"Setiap bulan ada arisan dan event-event. Kalau nanti kerja sama dengan artis-artis, lagu-lagu nostalgia Senandung Rindu itu kan ciptaan Aryanto, sahabat saya juga, jadi komunikasinya mudah dan beliau sangat mendukung," jelasnya.
Saat ini, jumlah anggota Komunitas Senandung Rindu mencapai sekitar 40 orang dengan rentang usia rata-rata di atas 50 tahun.
Menurutnya, komunitas ini tidak hanya menjadi wadah hiburan, tetapi juga sarana pengembangan bakat.
"Harapannya, Senandung Rindu bisa melahirkan orang-orang berbakat. Yang berbakat menyanyi lagu nostalgia bisa rekaman dan tampil di mana pun dibutuhkan. Intinya, kami ingin menyenangkan para lansia, memberi bumbu kebahagiaan agar mereka tetap happy dan diberi umur panjang," pungkasnya.
Agenda Senada sendiri mendapat sambutan hangat dari peserta. Selain bernostalgia lewat lagu-lagu lawas, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi bagi para anggota komunitas serta pecinta musik keroncong dan nostalgia di Kota Solo dan sekitarnya.(atn)
Editor : Nur Pramudito