Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Dari Butik Rumahan, JJC Rumah Jahit Tembus Pasar Fesyen Wastra Eksklusif Lewat Dukungan LinkUMKM: Pengusaha Perempuan Naik Kelas

Syahaamah Fikria • Sabtu, 4 April 2026 | 18:53 WIB
JJC Rumah Jahit terus berkembang dengan dukungan LinkUMKM BRI.
JJC Rumah Jahit terus berkembang dengan dukungan LinkUMKM BRI.

RADARSOLO.COM – Tren fesyen berbasis wastra Nusantara terus berkembang dan mendorong pelaku usaha perempuan menghadirkan produk yang memadukan estetika, nilai budaya, serta eksklusivitas. 

Hal tersebut tercermin pada JJC Rumah Jahit, usaha fesyen asal Jakarta Utara yang fokus mengembangkan desain modern berbahan kain tenun.

JJC Rumah Jahit menghadirkan berbagai produk fesyen dengan kombinasi tenun polos, tenun perca, serta bordir bermotif budaya Jakarta dan Nusantara. 

Produk unggulannya berupa outer dengan perpaduan tenun dan bordir yang cocok digunakan untuk gaya kasual hingga semi formal. 

Baca Juga: Praktis! Bayar PBB Lewat Super Apps BRImo Dapat Cashback Besar hingga 13 Persen

Setiap desain diproduksi secara terbatas, maksimal 12 potong, guna menjaga kesan eksklusif bagi pelanggan.

Selain itu, JJC Rumah Jahit juga menyediakan layanan custom yang memungkinkan konsumen menyesuaikan produk sesuai kebutuhan dan preferensi. 

Layanan ini dirancang untuk mendukung aktivitas perempuan sehari-hari, sejalan dengan konsep “For Women on the Move”.

Pemilik JJC Rumah Jahit, Jihan Astriningtrias menuturkan, usaha tersebut berawal dari langkah sederhana yang kemudian berkembang menjadi bisnis berkelanjutan.

Baca Juga: Potensi Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi Pesisir, Desa BRILian Sausu Tambu Tembus Desa Wisata Terbaik Nasional

“JJC Rumah Jahit tidak dibangun dari mimpi besar. Awalnya, ibu kami mendirikan butik rumahan ini pada 2003 dengan harapan sederhana untuk tetap berkarya dari rumah. Namun, dari langkah kecil itu, kami berani membangun visi besar untuk terus mengembangkan usaha ini ke depan,” ujarnya.

Seiring proses rebranding pada 2023, JJC Rumah Jahit memperkuat desain kontemporer sekaligus memperluas pasar melalui berbagai kanal, mulai dari gerai offline, marketplace, social commerce, hingga partisipasi dalam pameran dan kerja sama B2B. 

Pemanfaatan platform digital juga dioptimalkan untuk mendukung promosi dan penjualan.

Dalam operasionalnya, JJC Rumah Jahit memanfaatkan layanan perbankan BRI, termasuk QRIS, untuk mempermudah transaksi. 

Selain itu, Jihan aktif meningkatkan kapasitas usaha melalui platform LinkUMKM BRI sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan bisnis.

“Saya merupakan anggota binaan Rumah BUMN BRI yang banyak memberikan bimbingan dan akses informasi, termasuk melalui LinkUMKM," kata dia.

Baca Juga: Borong Tiga Penghargaan Kemenkeu 2025, BRI Mantapkan Posisi sebagai Dealer Utama SBN Terbaik

Dengan platform ini, Jihan mengaku lebih mudah menghadapi tantangan usaha serta merencanakan ekspansi.

"Karena tersedia modul pembelajaran dan coaching clinic yang membantu pengambilan keputusan bisnis secara lebih terarah,” jelasnya.

Hingga akhir 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM sebagai platform pendampingan usaha berbasis digital, mulai dari peningkatan kapasitas hingga perluasan pasar. 

Platform ini menghadirkan enam fitur utama terintegrasi, yaitu UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan registrasi NIB, serta didukung lebih dari 750 modul pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha.

Baca Juga: Tembus 15 Besar Nasional Desa BRILiaN, Pajambon Sukses Integrasikan Sektor Pertanian dan Pariwisata

Corporate Secretary BRI, Dhanny menyampaikan, LinkUMKM merupakan bagian dari strategi BRI dalam memperkuat kapasitas UMKM secara terstruktur dan berkelanjutan, termasuk dalam mendorong peran pengusaha perempuan.

“Pengalaman JJC Rumah Jahit menunjukkan bahwa pelaku usaha perempuan dapat berkembang lebih terarah melalui pemanfaatan LinkUMKM sebagai bagian dari ekosistem pemberdayaan BRI," ungkap Dhanny. 

Platform tersebut tidak hanya menyediakan akses pembelajaran, tetapi juga memperkuat kapabilitas usaha dan memperluas pasar secara berkelanjutan. 

"Ke depan, BRI akan terus mengoptimalkan LinkUMKM untuk mendorong lebih banyak UMKM naik kelas serta memperkuat kontribusinya terhadap ekonomi kerakyatan,” pungkas Dhanny. 

Editor : Syahaamah Fikria
#JJC Rumah Jahit #BRI #BBRI #LinkUMKM