RADARSOLO.COM – Tren pergerakan harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menjadi sorotan setelah mencatatkan penurunan beruntun dalam beberapa hari terakhir.
Memasuki perdagangan Jumat, 24 April 2026, harga logam mulia diproyeksikan masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguji titik dukungan (support) baru di tengah tekanan pasar global.
Berdasarkan pantauan di laman resmi Logam Mulia pada Kamis (23/4/2026), harga emas Antam merosot sebesar Rp25.000 ke level Rp2.805.000 per gram.
Penurunan ini menambah daftar rapor merah setelah pada Rabu sebelumnya harga emas sempat anjlok signifikan sebesar Rp50.000.
Baca Juga: Update Harga Emas Antam Hari Ini 23 April 2026 Turun Rp25.000 per Gram, Cek Rincian Terbaru
Potensi Rebound vs Koreksi Lanjutan
Pengamat komoditas, Ibrahim Assuaibi, memberikan pandangan mengenai proyeksi harga untuk esok hari.
Menurutnya, meskipun saat ini emas sedang dalam fase tekanan, potensi untuk kembali menguat tetap terbuka jika sentimen pasar berbalik positif.
"Jika tren pelemahan berlanjut, titik support pertama emas Antam berada di angka Rp2.838.000 per gram. Namun, melihat posisi harga hari ini yang sudah menyentuh Rp2,805 juta, terdapat risiko harga akan menguji support kedua di bawah level psikologis Rp2.800.000 per gram," jelas Ibrahim dalam keterangan resminya.
Sebaliknya, dia juga melihat celah penguatan (rebound) menuju level resisten di angka Rp2.898.000 per gram.
Bahkan, ia memperkirakan prospek jangka panjang yang cukup cerah.
"Apabila harga mampu menembus titik resisten pekan ini, bukan tidak mungkin pada minggu depan logam mulia bisa meroket hingga menembus Rp3.100.000 per gram," tambahnya.
Kilas Balik Rekor dan Kondisi Pasar
Perlu diingat, harga emas Antam sempat mencatatkan sejarah dengan menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) pada 29 Januari 2026 di level Rp3.168.000 per gram.
Kondisi pasar saat ini yang berada di kisaran Rp2,8 juta dinilai sebagian kalangan sebagai fase konsolidasi setelah reli panjang di awal tahun.
Baca Juga: Benarkah MBG Sudah Potong 19 Ribu Sapi Per Hari? Kadung Viral, Kini Bos BGN Malah Bilang Begini
Sementara itu, dari sisi penjualan kembali, harga buyback pada Kamis ini juga ikut tergerus.
Harga beli kembali yang ditawarkan Antam anjlok Rp30.000 menjadi Rp2.640.000 per gram.
Selisih (spread) yang cukup lebar ini menuntut investor untuk lebih cermat dalam menentukan waktu transaksi.
Ketentuan Pajak Buyback dan NPWP
Bagi masyarakat yang berencana melakukan penjualan kembali (buyback) dengan nominal di atas Rp10 juta, perlu diperhatikan aturan potongan pajak sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017:
Pemegang NPWP: Dikenakan potongan PPh 22 sebesar 1,5%.
Non-NPWP: Dikenakan potongan PPh 22 sebesar 3%.
Pajak ini akan langsung dipotong dari total nilai transaksi penjualan yang diterima oleh pemilik emas.
Strategi Bagi Investor
Dengan kondisi harga yang sedang fluktuatif di ambang batas Rp2,8 juta, investor disarankan untuk memantau pergerakan harga emas dunia dan indikator ekonomi makro esok hari.
Apakah emas akan terjun di bawah Rp2,8 juta atau justru kembali merangkak naik menuju target Rp3,1 juta?
Jawabannya akan sangat bergantung pada stabilitas nilai tukar dan permintaan aset aman (safe haven) di penghujung pekan ini.
Editor : Syahaamah Fikria