Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Transformasi Desa Sumberejo Pacitan: Dari Pantai Congot Daki Hingga Jadi Desa BRILiaN

Tri wahyu Cahyono • Jumat, 24 April 2026 | 19:12 WIB
Mengoptimalkan kekayaan sumber daya alam dan semangat gotong royong, Desa Sumberejo di Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur berhasil mengintegrasikan sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga pariwisata sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi. (DOK.SUARA.COM)
Mengoptimalkan kekayaan sumber daya alam dan semangat gotong royong, Desa Sumberejo di Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur berhasil mengintegrasikan sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga pariwisata sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi. (DOK.SUARA.COM)

RADARSOLO.COM - Desa Sumberejo di Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, kini bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang semakin kompetitif.

Dengan mengoptimalkan kekayaan sumber daya alam dan semangat gotong royong, desa ini berhasil mengintegrasikan sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga pariwisata sebagai pilar utama pertumbuhan.

Kehadiran sentuhan pemberdayaan melalui program Desa BRILiaN dari BRI semakin mempercepat lompatan desa ini menuju kemandirian ekonomi yang inklusif dan modern.

Baca Juga: BRI Berdayakan 43.789 Klaster Usaha, Perluas Dampak Pemberdayaan Berbasis Komunitas hingga Pelosok Negeri

Akselerasi Lima Potensi Unggulan

Kepala Desa Sumberejo Agung Trisno Kuncoro menjelaskan, konsistensi dalam mengelola potensi lokal adalah kunci meningkatkan kesejahteraan warga.

Saat ini, pemerintah desa fokus pada lima sektor unggulan, dengan sektor pariwisata melalui Pantai Congot Daki sebagai ujung tombak destinasi baru.

Pantai ini diproyeksikan tidak hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai ruang pertumbuhan ekonomi yang mampu menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir.

“Potensi Desa Sumberejo meliputi pertanian, perikanan, peternakan, serta pariwisata. Dari sektor-sektor tersebut, kami mengembangkan lima potensi unggulan, termasuk Pantai Congot Daki yang diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat,” ujar Agung Trisno Kuncoro menekankan visi besar pembangunan desanya.

Sektor perikanan tetap menjadi mata pencaharian utama yang menopang stabilitas finansial warga.

Pemanfaatan hasil laut yang optimal, didukung oleh akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI, memungkinkan para nelayan memperbarui peralatan mereka menjadi lebih modern dan efisien. Dampaknya, hasil tangkapan meningkat signifikan, terutama pada musim-musim melimpah.

BUMDes dan Geliat UMKM Lokal

Baca Juga: BRI Perkuat Kedaulatan Rupiah di Wilayah Perbatasan, Resmikan Money Changer di PLBN Motaain NTT

Pertumbuhan ekonomi Desa Sumberejo juga terlihat nyata dari sektor UMKM yang mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah, seperti keripik singkong, keripik pisang, hingga jamu tradisional.

Keberhasilan para pelaku usaha ini tidak lepas dari peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Makmur Abadi yang berdiri sejak 2017. BUMDes ini telah mengembangkan berbagai unit usaha, termasuk layanan percetakan yang memudahkan akses masyarakat sekaligus menyumbang Pendapatan Asli Desa (PAD).

Selain dukungan usaha fisik, transformasi digital menjadi bagian penting dari ekosistem ekonomi desa. Melalui kemitraan AgenBRILink, masyarakat Sumberejo kini dapat mengakses layanan keuangan secara praktis tanpa harus menempuh jarak jauh.

Baca Juga: BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Likuiditas dan Permodalan Kuat Siap Dorong Pertumbuhan Kredit Berkualitas

Penggunaan QRIS untuk transaksi serta layanan setor-tarik tunai menjadikan tata kelola keuangan di desa lebih transparan, cepat, dan akuntabel.

Komitmen Pemberdayaan Berkelanjutan

Keberhasilan Desa Sumberejo menjadi bagian dari program Desa BRILiaN merupakan bukti efektivitas pendekatan terintegrasi yang dilakukan BRI.

Program ini fokus pada empat pilar utama: penguatan BUMDes dan koperasi, digitalisasi layanan keuangan, keberlanjutan ekonomi, serta inovasi masyarakat.

Dukungan ini membuka akses yang lebih luas bagi pelaku usaha terhadap pelatihan dan peluang pasar yang lebih kompetitif.

Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan, komitmen BRI terhadap pembangunan ekonomi desa bersifat jangka panjang dan berkelanjutan.

“Melalui program Desa BRILiaN, BRI tidak hanya menghadirkan akses pembiayaan, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas dan literasi keuangan masyarakat desa. Kami percaya bahwa penguatan ekosistem ekonomi berbasis potensi lokal menjadi kunci dalam menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkap Dhanny dalam kesempatan terpisah.

Sinergi antara potensi alam yang melimpah, kepemimpinan desa yang visioner, serta dukungan penuh dari BRI telah menempatkan Desa Sumberejo sebagai contoh desa mandiri yang adaptif terhadap teknologi.

Baca Juga: Ekosistem Ultra Mikro BRI Group Dorong Kinerja PNM Melonjak, Laba Tembus Rp1,14 Triliun

Fondasi ekonomi yang kuat ini diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Pacitan. (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#BRI #Desa BRILian #BBRI #umkm #alam