RADARSOLO.COM - Nilai tukar rupiah pada awal perdagangan Senin (25/5/2026) tercatat mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda dibuka di posisi Rp17.723 per dolar AS.
Kurs rupiah hari ini melemah sekitar 6 poin atau setara 0,03 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan ini terjadi di tengah fluktuasi mata uang Asia yang bergerak bervariasi pada sesi pagi.
Baca Juga: Kurs Rupiah Hari Ini 22 Mei 2026: Dibuka Melemah ke Level Rp17.698 per Dolar AS
Sejumlah mata uang di kawasan Asia menunjukkan penguatan terhadap dolar AS.
Dolar Singapura (SGD) naik 0,25 persen, dolar Taiwan (TWD) menguat 0,41 persen, serta won Korea Selatan (KRW) bertambah 0,55 persen.
Selain itu, peso Filipina (PHP) naik 0,5 persen, rupee India (INR) menguat 0,53 persen, yuan China (CNY) naik 0,23 persen, dan ringgit Malaysia (MYR) bertambah 0,35 persen. Baht Thailand (THB) bahkan menguat hingga 0,74 persen.
Di sisi lain, yen Jepang (JPY) justru melemah 0,11 persen terhadap dolar AS. Sementara dolar Hongkong (HKD) masih mencatat kenaikan tipis sebesar 0,02 persen.
Adapun mata uang utama Eropa bergerak campuran pada perdagangan pagi ini.
Euro (EUR) turun 0,33 persen dan pound sterling (GBP) terkoreksi 0,35 persen. Sebaliknya, franc Swiss (CHF) menguat 0,37 persen.
Krona Swedia (SEK) juga mencatat penguatan signifikan sebesar 0,85 persen, sedangkan krona Denmark (DKK) naik 0,31 persen terhadap dolar AS.
Editor : Nur Pramudito