SOLO – Hari pertama buka setelah libur Idul Adha 1447 Hijriah, Kamis (28/5), jasa penggilingan daging di sekitar Pasar Nusukan, Banjarsari, Solo dipadati warga. Antrean bahkan sudah mengular sejak Subuh.
Nurul, 51, warga Ngemplak, Gilingan, Banjarsari mengaku sudah datang sejak pukul 07.00 pagi.
Ia berniat menggiling 10 kilogram (kg) daging kurban. Setelah antre berjam-jam ia akhirnya dapat giliran menggiling.
“Mau bikin bakso buat dibagikan ke anak-anak TK. Saya pilih tempat ini karena gilingannya lembut. Daging tidak berair dan lebih kenyal,” ujar Nurul.
Di hari biasa, Nurul mengaku antrean tidak terlalu panjang.
“Biasanya hanya satu jam jadi. Tapi sekarang (kemarin) sampai antre tiga jam. Kalau Lebaran memang antre, jadi harus datang lebih pagi,” bebernya.
Pemilik penggilingan daging di sekitar Pasar Nusukan Desta Kumalasari mengaku tidak kaget dengan lonjakan jumlah pelanggan. Hingga pukul 10.00, antrean mencapai 155 orang.
Menurut Desta, keramaian tahun ini hampir sama dengan Iduladha tahun lalu. Mayoritas pelanggan membawa daging sapi kurban untuk digiling jadi bakso.
“Banyak yang menggiling daging sapi campur kambing. Tidak hanya daging kurban, ada juga pesanan dari pedagang bakso,” jelas Desta. (alf/fer)
Editor : fery ardi susanto