RADARSOLO.COM - Sinergi Holding Ultra Mikro yang digagas oleh BRI Group mencatatkan dampak positif terhadap peningkatan skala usaha dan kesejahteraan para pelaku usaha rumahan.
Salah satu contoh nyata ditunjukkan oleh Evanti Herawati, seorang ibu rumah tangga di Lampung yang berhasil menaikkan kelas usahanya dari sekadar menjual jajanan menjadi penyedia layanan keuangan inklusif melalui BRILink Agen.
Baca Juga: Perkuat Akses Valas, BRI Operasikan Gerai Money Changer di Bandara dan Pos Lintas Batas
Perjalanan usaha Evanti dimulai saat keluarganya mengalami penurunan pendapatan akibat dampak pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.
Guna menopang stabilitas ekonomi domestik, ia memanfaatkan keahlian memasak yang dipelajarinya dari orang tua untuk memproduksi serta menjual aneka makanan rumahan dan camilan anak secara swadaya dari rumah.
Setelah berhasil mengumpulkan basis pelanggan tetap, Evanti menghadapi kendala keterbatasan modal kerja untuk memperluas volume produksinya.
Hambatan tersebut teratasi setelah dirinya terdaftar sebagai anggota program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) besutan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), institusi pembiayaan yang berfokus pada kelompok perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro.
“Alhamdulillah BRI Group melalui PNM mempercayai saya dengan diberikannya pinjaman modal. Ini sangat membantu saya dalam memulai dan mengembangkan usaha. Saat ini, saya jadi lebih percaya diri menjalankan usaha," Evanti Herawati saat menceritakan pengalamannya, Sabtu (30/5/2026).
"Alhamdulillah, hasilnya sekarang sudah bisa membantu kebutuhan rumah tangga, pendidikan anak, dan membayar angsuran,” imbuhnya.
Selain mendapatkan kucuran modal kerja, Evanti menerima program pendampingan manajemen usaha terpadu melalui pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) serta pembinaan nasabah berkala yang diselenggarakan oleh PNM.
Baca Juga: BRI Luncurkan Promo KKB The Elite dengan Suku Bunga Flat 3,75 Persen untuk Tenor 4 Tahun
Seiring dengan performa usahanya yang dinilai konsisten, Evanti mendapatkan kepercayaan dari manajemen perbankan untuk menerima fasilitas peranti mesin Mobile Point of Sales (MPOS) BRI.
Perangkat digital tersebut langsung dimanfaatkannya untuk membuka gerai mini ATM berupa BRILink Agen di lingkungan tempat tinggalnya.
“Sekarang usaha saya bukan hanya jualan makanan saja. Ketika saya diberikan mesin MPOS, saya juga bisa membuka layanan BRILink Agen untuk warga sekitar. Banyak yang merasa terbantu karena bisa tarik tunai, transfer, ataupun berbagai pembayaran lainnya. Dari sana, saya mendapat tambahan penghasilan untuk membantu kebutuhan keluarga,” tambah Evanti.
Guna memperkuat manajemen risiko finansial, Evanti kini turut mengintegrasikan aktivitas usahanya dengan berbagai instrumen keuangan di dalam ekosistem Holding Ultra Mikro.
Ia memanfaatkan rekening UMi Mekaar sebagai basis transaksi keuangan, serta telah terlindungi oleh produk proteksi dari BRI Insurance dan BRILife yang diperolehnya secara otomatis pada saat pencairan pembiayaan. Ekspansi usaha terbarunya saat ini adalah turut menjadi Agen Pegadaian komunal.
Corporate Secretary BRI Dhanny menjelaskan bahwa model bisnis yang dijalankan oleh Evanti merupakan representasi nyata dari keberhasilan fungsi pembentukan Holding Ultra Mikro dalam mengasuh para pelaku usaha di tingkat akar rumput agar mampu tumbuh secara berkelanjutan.
“BRI melalui Holding Ultra Mikro tidak hanya menyediakan akses pembiayaan, tetapi juga menghadirkan pendampingan dan ekosistem layanan keuangan yang terintegrasi agar pelaku usaha dapat tumbuh dan naik kelas. Pemberdayaan perempuan menjadi bagian penting dalam memperkuat ekonomi keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujar Dhanny.
BRI Group menegaskan akan terus mereplikasi skema integrasi pembiayaan, pendampingan usaha, serta proteksi asuransi ini secara masif di seluruh wilayah Indonesia guna mempercepat target pencapaian inklusi keuangan nasional bagi kelompok masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan formal (unbanked). (*)
Editor : Tri Wahyu Cahyono