RADARSOLO.COM-Menjalankan usaha dari rumah menjadi pilihan strategis Hernawati (41), warga asal Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dalam menopang perekonomian keluarga.
Sebelum membuka jasa pencucian pakaian rumahan pada 2023, Hernawati telah terlebih dahulu melayani penjualan pulsa, pengisian saldo dompet digital, hingga transaksi tarik tunai melalui aplikasi BRImo bagi tetangga sekitar.
Melihat minimnya fasilitas penyedia jasa pencucian baju di lingkungannya yang memaksa warga berpergian jauh, Hernawati memberanikan diri membuka usaha laundry rumahan.
“Awalnya saya merasa takut dan sempat berpikir apakah usaha laundry ini bisa bertahan, karena orang-orang di sekitar saya kalau mau laundry sudah punya langganan masing-masing. Tapi saya tetap punya tekad yang kuat untuk menjalankan usaha ini. Saya percaya rezeki pasti ada kalau kita mau berusaha,” kata Hernawati.
Pada tahun yang sama, Hernawati resmi bergabung menjadi nasabah PNM Mekaar guna menguatkan struktur permodalan usahanya.
Suntikan dana tersebut dimanfaatkannya untuk membiayai operasional laundry sekaligus menambah daya tampung layanan seiring meningkatnya permintaan pelanggan.
Pendampingan dari petugas PNM Mekaar tidak hanya mencakup akses pembiayaan, melainkan edukasi strategi pemasaran hingga promosi silang ke nasabah lainnya.
“Alhamdulillah, penghasilan dari usaha laundry ini cukup membantu perekonomian keluarga dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain membantu keluarga sendiri, saya juga bisa mempekerjakan anggota saya. Jadi saya merasa senang karena usaha yang saya jalankan sedikit banyak juga bisa membantu orang lain untuk mendapat penghasilan,” bebernya.
Perjalanan usahanya berlanjut ketika ia didaftarkan sebagai BRILink Agen Mekaar.
Baca Juga: BRICS, Asta Cita, dan Arah Baru Politik Perdagangan Indonesia
Berbekal pengalaman melayani transaksi digital, Hernawati kini menyediakan layanan perbankan berupa tarik tunai dan transfer antarrekening bagi warga Sepaku.
“Masyarakat di sekitar lingkungan saya merasa lebih mudah dengan adanya BRILink Agen Mekaar. Kalau mereka ingin tarik tunai atau transfer, sekarang tidak perlu lagi pergi jauh ke bank. Cukup datang ke tempat saya, jadi lebih dekat dan lebih gampang. Saya juga merasa senang karena selain mendapatkan tambahan penghasilan, saya bisa membantu memudahkan masyarakat sekitar dalam melakukan transaksi,” urai Hernawati.
“Alhamdulillah, dari usaha laundry dan menjadi BRILink Agen, ekonomi keluarga saya bisa tercukupi. Harapan saya usaha ini bisa terus berjalan dan semakin berkembang, supaya ke depannya bisa semakin membantu keluarga dan juga orang-orang di sekitar saya,” tambahnya.
Inklusi Keuangan Melalui Ekosistem Holding Ultra Mikro
Dikonfirmasi secara terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny, memaparkan bahwa skema BRILink Agen Mekaar merupakan bentuk integrasi konkret dari sinergi Holding Ultra Mikro yang melibatkan BRI, Pegadaian, dan PNM.
Melalui program pemberdayaan ini, nasabah PNM Mekaar tidak hanya memperoleh bantuan finansial tetapi juga didorong menjadi perpanjangan tangan layanan perbankan rasional.
“Selain pembiayaan, ekosistem Holding Ultra Mikro juga mendorong penguatan peran nasabah melalui integrasi sebagai BRILink Agen Mekaar. Peran ini menjadi sumber penghasilan tambahan, sekaligus menjadi perpanjangan layanan keuangan yang menghadirkan akses transaksi secara lebih dekat, cepat, dan mudah dijangkau oleh masyarakat,” terang Dhanny.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 239 ribu nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia telah berhasil mengoperasikan peran strategis sebagai BRILink Agen untuk mempercepat laju inklusi keuangan di akar rumput. (wa)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : BRI