Sewu Dino berkisah tentang Sri (Mikha Tambayong) yang tengah mengalami kesulitan ekonomi dan membutuhkan banyak uang. Hingga kemudian dia diterima bekerja di keluarga Atmojo dengan bayaran cukup tinggi. Alasannya, Sri memiliki keunikan, yaitu lahir di hari Jumat Kliwon.
Tak sendiri, Sri ditemani Erna (Givina Lukita) dan Dini (Agla Artalidia). Mereka bertiga dibawa ke sebuah gubuk tersembunyi di tengah hutan.
Setibanya di gubuk tersebut, Sri, Erna, dan Dini bertugas untuk memandikan Dela Atmojo, cucu dari Mbah Karsa Atmojo yang tidak sadarkan diri. Kondisi tersebut terjadi karena alasan misterius, yaitu adanya kutukan santet sewu dino, salah satu santet paling mengerikan.
Namun, mereka tidak bisa kabur dari gubuk karena terikat janji mistis dengan Mbah Karsa Atmojo. Ketiganya terpaksa harus menyelesaikan ritual sampai hari ke-1.000. Jika melanggar, nyawa menjadi taruhannya.
Produser Manoj Punjabi mengungkapkan, Manoj Punjabi mengungkapkan, film Sewu Dino sebenarnya memenuhi kriteria sebagai film box office. Diangkat dari cerita yang viral di media sosial karya Simple Man, didukung oleh pemain populer, digarap dengan kualitas produksi yang baik, dan waktu tayangnya di momen Lebaran.
Selain itu, kualitas produksi film Sewu Dino digarap dengan sangat serius. Selain itu, secara cerita menganggat tema tentang santet yang sudah familiar di kalangan masyarakat.
"Sewu Dino dan KKN punya kelebihannya masing-masing ya. Yang sudah nonton dari segi production value masuk dan relatable," paparnya.
Diakui dia, film Sewu Dino memiliki nilai lebih karena ceritanya bukan dikarang. Film garapan sutradara Kimo Stamboel tersebut diangkat dari cerita nyata.
"Saya tanya insight Simple Man. Ini kisah nyata? Saya gali dia. Kalau dari kisah nyata ini sangat menarik. Santet, walaupun orang nggak ngalami tapi percaya. Semua kalangan pasti bisa relate," jelasnya.
Sementara itu, Mikha Tambayong mengaku semua adegan yang dimainkannya di film Sewu Dino sangat berkesan. Apalagi di film ini dia melakukan sejumlah hal yang menguras tenaga dan emosi.
"Ada adegan action tapi sedikit. Tapi tetap saja lumayan menguras energi," katanya.
Lebih lanjut Mikha Tambayong mengungkapkan, dirinya tidak membaca thread Sewu Dino dari Simple Man meski sempat viral di media sosial. Hal itu sengaja dilakukannya supaya pikirannya tidak terbelah sibuk membandingkan cerita film. Karena ada sejumlah bagian dari cerita berbeda antara versi film dan thread.
"Aku baru membaca thread setelah selesai syuting. Jadi pegangan aku saat syuting cuma berpatokan sama naskah skenario saja. Syutingnya satu bulan lebih di pulau Jawa, luar Jakarta sama ada di Jakarta untuk beberapa scene," paparnya. (jpg/ria) Editor : Syahaamah Fikria