Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Apa Sebenarnya Lavender Marriage? Kembali Viral di Tengah Kabar Gugatan Cerai Sherina Munaf ke Baskara Mahendra

Syahaamah Fikria • Sabtu, 18 Januari 2025 | 02:09 WIB
Sherina Munaf dan Baskara Mahendra saat memamerkan cincin pernikahan mereka, November 2020 lalu.
Sherina Munaf dan Baskara Mahendra saat memamerkan cincin pernikahan mereka, November 2020 lalu.

RADARSOLO.COM - Istilah lavender marriage kembali mencuat dan jadi sorotan, di tengah kabar gugatan cerai musisi Sherina Munaf terhadap aktor Baskara Mahendra.

Ya, lavender marriage jadi topik hangat dui media sosial (medsos) setelah beberapa kasus viral yang melibatkan kehidupan pribadi artis maupun figur publik lain.

Termasuk kali ini, saat heboh kabar gugatan cerai Sherina terhadap Baskara, pembahasan saol lavender marriage kembali ramai di medsos.

Meski hingga kini tak ada kepastian soal kaitan lavender marriage ini dengan hubungan Sherina dan Baskara.

Apa Itu Lavender Marriage?

Lavender marriage adalah istilah yang merujuk pada pernikahan yang dilakukan untuk menutupi orientasi seksual seseorang, terutama di kalangan selebriti atau figur publik.

Pernikahan ini biasanya terjadi antara dua individu dengan orientasi seksual yang tidak sesuai dengan norma sosial mayoritas.

Seperti homoseksual atau biseksual, untuk menjaga citra atau reputasi di mata publik.

Istilah ini populer pada awal abad ke-20, khususnya di Hollywood, ketika norma sosial dan hukum sangat ketat terhadap hubungan sesama jenis.

Lavender marriage menjadi cara bagi para aktor, aktris, dan tokoh masyarakat untuk melindungi karier mereka di tengah tekanan sosial dan industri hiburan yang tidak menerima keberagaman orientasi seksual.

Sejarah Lavender Marriage

Lavender marriage memiliki akar sejarah yang panjang, terutama di era keemasan Hollywood (1920-1950).

Pada masa itu, industri hiburan sangat konservatif, dan kehidupan pribadi selebriti sering menjadi sorotan.

Para aktor dan aktris yang memiliki orientasi seksual non-heteroseksual memilih untuk menikah dengan pasangan lawan jenis sebagai bentuk perlindungan terhadap privasi dan karier mereka.

Contoh terkenal dari lavender marriage termasuk Rock Hudson, aktor legendaris Hollywood.

Sang aktor menikahi sekretarisnya untuk menutupi orientasinya yang menyimpang.

Pernikahan seperti ini sering kali dilandasi oleh kesepakatan bersama antara kedua belah pihak.

Lavender Marriage di Era Digital

Di tengah gempuran media sosial, kehidupan pribadi figur publik jadi lebih transparan.

Namun, tekanan sosial dan stigma terhadap orientasi seksual masih ada di tengah masyarakat, membuat lavender marriage tetap relevan.

Kembali Viral

Beberapa waktu lalu, muncul kasus viral yang diduga melibatkan pernikahan pasangan selebriti yang dianggap "tidak biasa."

Meski belum ada konfirmasi resmi, spekulasi mengenai lavender marriage kembali mencuat di media sosial.

Netizen berspekulasi bahwa pernikahan tersebut mungkin dilakukan untuk mempertahankan citra atau image positif salah satu pihak.

Dan kini, isu lavender marriage kembali memanas, di tengah kabar gugatan cerai Sherina Munaf terhadap Baskara Mahendra.

Meski demikian, netizen juga perlu bijak dalam membahas soal isu sensitif tersebut.

Apalagi hingga kini baik Sherina maupun Baskara belum memberikan penjelasan apapun terkait hubungan mereka maupun soal gugatan cerai.

Dampak Lavender Marriage

Lavender marriage sering kali memberikan perlindungan sementara bagi individu yang menjalankannya.

Namun, dalam jangka panjang, hubungan ini dapat menimbulkan konflik emosional, baik bagi pasangan itu sendiri maupun keluarga mereka.

Ketidaksesuaian antara kehidupan nyata dan identitas asli dapat menyebabkan stres psikologis yang signifikan.

Bahkan, tak jarang hubungan tersebut kandas di tengah jalan karena perceraian. (ria)

 

 

 

Editor : Syahaamah Fikria
#sherina #Lavender Marriage #viral #cerai #Baskara Mahendra #pernikahan