RADARSOLO.COM – Celine Evangelista resmi menerima gelar kehormatan dari Keraton Kasunanan Surakarta. Lantas, bagaimana sang asrtis bisa dianugerahi gelar Kanjeng Raden Mas Ayu (KRM Ay) dari Keraton Solo?
Celine Evangekista kini kini memiliki nama baru. Yakni KRMAy Celine Evangelista Murtiningtyas mmr.
Gelar tersebut diberikan saat acara Tingalan Dalem Jumenengan ke-21 Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII, atau peringatan kenaikan tahta raja pada Jumat (24/1/2025) lalu.
Alasan Celine Evangelista Dianugerahi Gelar Kehormatan
Pengageng Sasana Wilapa KPA H Dany Nur Adiningrat SIP menjelaskan, Celine mendapatkan gelar kehormatan bukan tanpa alasan.
Dia menyebut, dalam beberapa tahun terakhir, Celine Evangelista kerap berkunjung ke Keraton Solo dalam berbagai acara budaya.
"Seingat saya, Mbak Celine sudah beberapa kali datang ke Keraton saat ada acara resmi. Dalam tiga tahun terakhir, beliau sering hadir di berbagai agenda budaya," ungkap Dany.
Selain sering hadir, Celine juga menunjukkan ketertarikannya pada budaya Jawa.
Mantan istri Stefan William itu aktif dalam mempelajari serta melestarikan budaya tradisional, yang menjadi salah satu pertimbangan utama Keraton dalam menganugerahkan gelar tersebut.
"Beliau sangat menghormati budaya Jawa, bahkan berusaha memahami dan melestarikannya. Selain itu, beliau juga dikenal akrab dengan para Gusti (keluarga Keraton), sehingga mungkin hal itu turut menjadi pertimbangan dalam pemberian gelar kehormatan ini," jelasnya.
Proses Penganugerahan Gelar di Keraton Solo
Keraton Kasunanan Surakarta memiliki tiga tahapan dalam proses penganugerahan gelar kehormatan.
Namun, Dany tidak menjelaskan secara detail tahapan mana yang telah dilalui oleh Celine Evangelista.
"Saya kurang tahu secara rinci tahap mana yang dilalui Mbak Celine, karena saya bukan bagian dari proses itu," pungkas Dany.
Sementara itu, Celine Evangelista turut membagikan rasa syukurnya melalui akun TikTok pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, ia menegaskan bahwa gelar kehormatan tidak sembarangan diberikan.
"Gelar Kehormatan ini tidak langsung semudah itu diberikan dan tidak bisa ke sembarang orang," tulis Celine.
Dia mengatakan, sudah sejak lama mencintai tanah Jawa dan memiliki keinginan untuk terus melestarikan budaya.
Ia juga menyebut bahwa penganugerahan ini adalah berkah dari Gusti Allah dan Raja Keraton Solo PB XIII. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria