Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Shadu Rasjidi Hengkang dari DeadSquad: Bongkar Pasang Formasi Kembali Terjadi, Bassist 510 Gabung di Tur Eropa

Niko auglandy • Kamis, 10 Juli 2025 | 16:30 WIB

Formasi DeadSquad dari kiri ke kanan: Karis (gitaris), Roy Ibrahim (drummer), Stevie Item (gitaris), Vicky Mono (vokalis) dan Shadu Rasjidi (bassist)
Formasi DeadSquad dari kiri ke kanan: Karis (gitaris), Roy Ibrahim (drummer), Stevie Item (gitaris), Vicky Mono (vokalis) dan Shadu Rasjidi (bassist)

RADARSOLO.COM - Kabar mengejutkan datang dari dunia musik metal Tanah Air. DeadSquad, band death metal asal Jakarta, mengumumkan bahwa salah satu personel mereka, Shadu Rasjidi, memutuskan untuk hengkang.

Keputusan ini disampaikan secara resmi melalui unggahan di akun Instagram @deadsquad.official pada Rabu malam, 9 Juli 2025.

Dalam pernyataan tersebut, pihak Dead Squad menjelaskan bahwa Shadu memilih mundur demi mengejar arah musik yang berbeda.

Mereka menegaskan bahwa keputusan tersebut murni datang dari Shadu secara pribadi, tanpa adanya konflik internal di antara anggota band.

“Kami ingin menginformasikan bahwa Shadu Rasjidi telah memutuskan untuk berpisah dengan DeadSquad untuk mengejar arah musik yang berbeda,” tulis pernyataan resmi manajemen band DeadSquad.

DeadSquad juga menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih yang mendalam atas kontribusi Shadu selama menjadi bagian dari band.

Shadu Rasjidi saat perform bersama DeadSquad.
Shadu Rasjidi saat perform bersama DeadSquad.

Mereka menyebut Shadu sebagai sosok yang telah memberikan energi, jiwa, dan musikalitas yang luar biasa selama perjalanannya bersama DeadSquad.

“Tidak ada konflik di antara kami, hanya apresiasi yang mendalam atas energi, jiwa, dan kemampuan bermusik yang ia sumbangkan selama bersama band ini. Terima kasih, Shadu, telah menjadi bagian dari perjalanan bermusik kami. Semoga yang terbaik untukmu,” lanjut mereka dalam unggahan tersebut.

Kepergian Shadu membuat formasi DeadSquad kini menyisakan empat personel aktif: Stevie Item sebagai gitaris sejak awal terbentuknya band pada 2006, Karis yang mengisi posisi gitar sejak 2016, Roy Ibrahim di posisi drummer sejak 2020, dan Vicky Mono yang menjadi vokalis sejak 2022.

Meski ditinggal satu personel, DeadSquad dipastikan tetap akan melanjutkan perjalanan musikal mereka.

SERING BONGKAR PASANG SKUAD 

Di balik kabar hengkangnya Shadu Rasjidi, publik kembali mengingat sejarah panjang perjalanan DeadSquad sebagai band death metal papan atas Tanah Air.

Grup musik ini berasal dari Jakarta dan terbentuk pada tahun 2006 sebagai sebuah project band. Pendiri awalnya terdiri dari nama-nama besar di kancah musik cadas Indonesia, yakni Stevie Item, Ricky Siahaan (Seringai), Bonny Sidharta, dan Andyan Gorust (Siksakubur).

Sejak awal berdiri, DeadSquad telah mengalami bongkar pasang personel.

Hingga kini, setidaknya 14 anggota pernah memutuskan untuk meninggalkan band dengan beragam alasan, mulai dari perbedaan visi hingga kepentingan pribadi.

Di antara mereka adalah Ricky Siahaan, Prisa, Babal, Bonny Sidharta, Coki Bollemeyer, Alan Musyfia, Andyan Gorust, Auliya Akbar, Anak Agung Gde, Alvin Eka Putra, Daniel Mardhany, Welby Cahyadi, dan Agustinus Widi.

Shadu Rasjidi sendiri bergabung pada 2021 sebagai bassist dan menjadi bagian penting dari energi baru DeadSquad dalam beberapa rilisan terakhir. Namun pada 9 Juli 2025, ia resmi mengundurkan diri.

RONAL ADRIAN JADI LENGGANTI

Sebagai pengganti, DeadSquad langsung bergerak cepat.

Mereka secara resmi memperkenalkan Ronal Adrian sebagai pemain bass yang akan mengisi formasi untuk tur mendatang. Ronal sebelumnya dikenal lewat karyanya bersama unit cadas bernama 510.

“Beberapa dari Anda mungkin mengenalnya dari karyanya bersama 510. Kami sangat gembira bisa mengajaknya bergabung saat kami memasuki fase kekacauan berikutnya,” tulis pihak DeadSquad dalam pengumuman resminya.

Beberapa waktu lalu Ronal Andrian juga sempat perform bersama DeadSquad di Semarang.

Menariknya, beberapa jam sebelum pengumuman hengkangnya Shadu, band ini mengumumkan ke publik akan jalani tur Eropa mereka yang bertajuk Obsidian Ritual.

Tur tersebut akan berlangsung selama 17 hari, menjelajahi 12 titik panggung di enam negara berbeda: Belanda, Belgia, Swiss, Jerman, Ceko, dan Slovakia.

Rangkaian konser ini dijadwalkan mulai 18 Juli hingga 3 Agustus 2025, dan akan menjadi salah satu tur internasional terbesar yang pernah dijalani band ini sejak berdiri.

Dengan formasi baru dan semangat yang tetap membara, DeadSquad siap menyambut fase selanjutnya dalam perjalanan musik mereka yang tak pernah sepi dari kejutan dan gejolak. (nik)

Editor : Niko auglandy
#jazz #Deadsquad