Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Profil Yunita Ababiel, Penyanyi Dangdut Senior Multitalenta yang Meninggal Dunia di Usia 60 Tahun

Nur Pramudito • Senin, 14 Juli 2025 | 14:50 WIB
Penyanyi dangdut senior Yunita Ababiel meninggal dunia di usia 60 tahun. Inilah profil lengkap perjalanan karier dan kehidupannya.
Penyanyi dangdut senior Yunita Ababiel meninggal dunia di usia 60 tahun. Inilah profil lengkap perjalanan karier dan kehidupannya.

RADARSOLO.COM - Industri musik dangdut Tanah Air kembali kehilangan salah satu bintang terbaiknya.

Penyanyi senior Yunita Ababiel meninggal dunia pada Minggu (13/7/2025) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB di kediamannya di kawasan Depok, Jawa Barat.

Kabar duka ini disampaikan oleh sejumlah musisi, termasuk Raja Dangdut Rhoma Irama dan pedangdut muda Lesti Kejora.

Nama Yunita Ababiel dikenal luas berkat kiprahnya yang panjang dan penuh transformasi, mulai dari pop, dangdut, hingga lagu-lagu religi.

Perjalanan Karier Yunita Ababiel

Yunita Ababiel lahir dengan nama asli Yuyun Nabiela di Bandung pada 17 Januari 1965.

Ia memulai kariernya di dunia musik pada akhir 1970-an sebagai penyanyi pop dengan nama panggung Jujun N, setelah ditemukan oleh maestro musik A. Riyanto.

Tercatat, ia sempat merilis 12 album pop selama dekade 1980-an dan bekerja sama dengan sejumlah nama besar seperti A. Riyanto, Rinto Harahap, dan Pompy.

Album perdananya bertajuk Maafkan Sayang (1979), saat itu ia masih menggunakan nama Sriwahyuni.

Nama-nama lain yang sempat digunakan selama karier musiknya antara lain Yuyun Nabiela, Yunita Irani, hingga akhirnya ia mantap memilih nama panggung Yunita Ababiel pada pertengahan 1990-an, ketika resmi beralih ke jalur dangdut.

Album Pertengkaran (1997) menjadi titik balik, dan popularitasnya melejit lewat lagu hit Trauma pada 1999.

Tak hanya bersuara emas, Yunita juga dikenal sebagai penyanyi yang berani bereksplorasi.

Ia menembus batas genre, mulai dari pop, dangdut, hingga musik qasidah setelah memutuskan berhijab. Ia pun aktif merilis lagu-lagu religi yang menyentuh hati.

Kehidupan Pribadi Yunita Ababiel

Yunita adalah anak keempat dari sembilan bersaudara. Ia menikah dengan Alik Ababiel pada 11 Januari 1980.

Pernikahan itu sebenarnya dijadwalkan di tanggal tersebut, namun dipercepat karena alasan keluarga. Dari pernikahan ini, pasangan tersebut dikaruniai enam anak.

Alik Ababiel bukan sosok sembarangan.

Ia merupakan pendiri, gitaris utama, dan pemimpin grup musik hard rock Mountain Boys yang aktif pada era 1974–1983.

Ia juga dikenal sebagai penulis lagu yang berpengaruh.

Berjuang Melawan Kanker dan Ucapan Duka dari Musisi

Yunita Ababiel diketahui mengidap kanker payudara sejak beberapa tahun terakhir.

Ia sempat menjalani serangkaian pengobatan dan operasi di salah satu rumah sakit di Depok.

Kabar wafatnya Yunita Ababiel disampaikan pertama kali oleh Rhoma Irama melalui akun Instagram @rhoma_official.

"Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah, salah seorang Insan Dangdut tanah air, Hj. @yunitaababiel... semoga ALLAH menerima amal ibadah Almarhumah dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya."

Ucapan duka juga datang dari Lesti Kejora. Melalui Instagram-nya, Lesti menulis:

"Bunda ???? Innalillahi wa inna ilaihi rojiun,” seraya membagikan foto almarhumah bersama suami tercinta, Alik Ababiel.

Kepergian Yunita Ababiel meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.

Ia adalah sosok penuh semangat, setia pada musik, dan senantiasa berkembang dengan zamannya.(np)

 

Editor : Nur Pramudito
#rhoma irama #dangdut #meninggal dunia #Yunita Ababiel #kabar duka #lesti kejora #profil #penyanyi