RADARSOLO.COM - Costa Rica mencuri perhatian dunia dengan sebuah fenomena laut yang menakjubkan.
Pada Agustus 2024 lalu, para pemancing di dekat Taman Nasional Tortuguero dibuat terkejut ketika seekor hiu perawat berwarna oranye terang muncul dari perairan.
Penemuan ini langsung dianggap sebagai rekor dunia, karena menjadi kasus pertama yang pernah terdokumentasi.
Garvin Watson dan Juan Pablo Solano, dua pemancing yang ikut dalam tur memancing bersama perusahaan Parismina Domus Dei, tidak pernah menyangka pengalaman mereka akan menjadi sejarah.
Saat menarik pancing, muncul seekor hiu perawat sepanjang 1,8 meter dengan warna tubuh oranye mencolok.
Hiu yang umumnya berwarna abu-abu polos ini berhasil difoto sebelum akhirnya dilepaskan kembali ke laut.
Foto-foto tersebut langsung viral di media sosial, mengundang rasa penasaran dunia ilmiah maupun masyarakat umum.
Baca Juga: Legenda Manusia Kadal: Makhluk Misterius yang Menebar Teror di Kota Bishopville Amerika
Misteri di Balik Warna Oranye Hiu Perawat
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Marine Biodiversity pada agustus 2024 menyebutkan bahwa kondisi unik hiu tersebut disebabkan oleh kombinasi dua mutasi genetik langka, yakni:
-
Albinisme, yaitu berkurangnya produksi melanin yang biasanya memberi warna gelap pada kulit dan mata.
-
Xanthisme, yaitu kondisi genetik yang menyebabkan dominasi pigmen kuning.
Kombinasi keduanya menghasilkan fenomena yang disebut “albino-xanthochromism total”.
Dalam kasus ini, pigmen kuning sangat kuat hingga mengubah tubuh hiu menjadi oranye terang.
Selain itu, detail menarik lain ditemukan pada bagian matanya. Tidak seperti hiu perawat biasa yang memiliki warna iris mata hitam, hiu ini justru mempunyai mata putih tanpa iris yang terlihat.
Baca Juga: Diserang Makhluk Bersisik: Kesaksian Remaja yang Menghidupkan Legenda Manusia Kadal
Meski memiliki warna tubuh sangat kontras, hiu oranye langka tersebut ditemukan dalam kondisi sehat dan dewasa.
Hal ini membuktikan bahwa keunikan pigmentasinya tidak mengganggu kemampuan berburu atau bertahan hidup. (per)
Editor : Perdana Bayu Saputra