RADARSOLO.COM - Nama Eks Menpora Dito Ariotedjo kembali menjadi perbincangan hangat publik setelah muncul isu perselingkuhan yang menyeret nama artis Davina Karamoy.
Isu tersebut mencuat bersamaan dengan kabar keretakan rumah tangga Dito yang belakangan ramai dibahas di media sosial.
Berdasarkan unggahan akun Instagram @gosip_danu, hubungan rumah tangga Dito Ariotedjo diduga bermasalah akibat kedekatannya dengan seorang artis berinisial DK.
Dugaan itu pun langsung mengarah pada sosok Davina Karamoy, yang belakangan disebut kerap berolahraga padel.
Spekulasi publik semakin menguat setelah Niena Kirana, istri sah Dito, dikabarkan sempat mengunggah video TikTok Davina Karamoy saat berolahraga di area Gedung Kemenpora.
Meski demikian, Davina telah memberikan tanggapan santai terkait isu tersebut, bahkan menyebut tidak menutup kemungkinan menempuh jalur hukum bila rumor terus berkembang.
Di tengah ramainya isu tersebut, publik pun kembali menyoroti rekam jejak dan profil Eks Menpora Dito Ariotedjo. Berikut ulasannya.
Profil Eks Menpora Dito Ariotedjo
Ario Bimo Nandito Ariotedjo, atau yang lebih dikenal dengan nama Dito Ariotedjo, merupakan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
Ia resmi dilantik sebagai Menpora pada 3 April 2023 oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Namun, masa jabatan Eks Menpora Dito Ariotedjo tidak berlangsung lama.
Ia termasuk dalam jajaran menteri yang diberhentikan Presiden Prabowo Subianto pada September 2025, bersama sejumlah menteri lainnya.
Dito Ariotedjo lahir pada 25 September 1990. Ia mengenyam pendidikan tinggi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI).
Dito berasal dari keluarga pengusaha. Ayahnya, Arie Prabowo Ariotedjo, pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Aneka Tambang (Antam) Tbk pada periode 2017–2019.
Arie Prabowo Ariotedjo juga dikenal sebagai pelapor kasus dugaan korupsi pengelolaan anoda logam di Antam ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2017.
Terjun ke dunia politik sejak usia muda, Dito Ariotedjo resmi bergabung dengan Partai Golkar pada 2016.
Kariernya terus menanjak hingga dipercaya menjadi Ketua Lembaga Pengembangan Kreativitas dan Inovasi untuk periode 2019–2024.
Pada April 2022, Eks Menpora Dito Ariotedjo juga sempat ditunjuk sebagai staf ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Selain aktif di pemerintahan, Dito memiliki latar belakang kuat di dunia olahraga.
Ia pernah menjabat sebagai Ketua Pengurus Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) DKI Jakarta.
Dito juga dikenal sebagai salah satu pendiri Rans Sport bersama Raffi Ahmad dan Rudy Salim.
Harta Kekayaan dan Kontroversi Dito Ariotedjo
Nama Dito Ariotedjo sempat menjadi sorotan tajam publik ketika Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya mencatat total aset mencapai Rp 282 miliar.
Angka tersebut menimbulkan tanda tanya, mengingat usianya yang relatif muda saat menjabat sebagai menteri.
Menanggapi hal itu, Kedeputian Pencegahan dan Monitoring KPK meminta klarifikasi langsung kepada Eks Menpora Dito Ariotedjo.
Dito disebut menjelaskan bahwa sebagian besar aset tersebut berasal dari pemberian keluarga, khususnya dari pihak mertua.
Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK saat itu, Pahala Nainggolan, menyampaikan bahwa istilah “hadiah” dalam konteks pejabat negara memiliki makna sensitif karena bisa dikategorikan sebagai gratifikasi.
“Saya jelaskan bahwa kata ‘hadiah’ itu konotasinya gratifikasi, walaupun kalau dari keluarga sebenarnya tidak. Tapi karena sudah hibah tanpa akta,” ujar Pahala di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, 24 Juli 2023.
Selain isu kekayaan, Dito Ariotedjo juga pernah dikaitkan dengan dugaan aliran dana Rp 27 miliar yang disebutkan dalam persidangan kasus korupsi proyek BTS 4G Bakti Kominfo.
Nama Dito muncul dalam pernyataan Komisaris PT Solitech Media Sinergy, Irwan Hermawan, yang menjadi terdakwa dalam kasus tersebut. Meski begitu, Eks Menpora Dito Ariotedjo dengan tegas membantah tudingan tersebut dan mengaku tidak mengenal Irwan Hermawan.
Demikian ulasan lengkap mengenai profil Eks Menpora Dito Ariotedjo yang kembali menjadi sorotan publik, mulai dari isu yang mengaitkannya dengan Davina Karamoy, hingga rekam jejak kekayaan dan kontroversi selama perjalanan kariernya.(np)
Editor : Nur Pramudito