Bukan Cuma Soal LA, Ini Makna Tersembunyi di Balik Ain't In LA ADELA

Annas Rohmanda Purbaningrum • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 09:18 WIB
“Ain’t In LA” bukan sekadar lagu tentang kota Los Angeles atau kehidupan glamor para selebritas. (Tangkapan Layar Music Video Ain
“Ain’t In LA” bukan sekadar lagu tentang kota Los Angeles atau kehidupan glamor para selebritas. (Tangkapan Layar Music Video Ain't LA)

RADARSOLO.COM - “It’s all a lie, the baddest bitches ain’t in LA.” Kalimat tersebut menjadi salah satu bagian paling mencolok dalam lagu “Ain’t In LA” milik ADELA. Sekilas, lagu ini terdengar seperti sindiran untuk Los Angeles. Namun, ternyata makna di baliknya jauh lebih personal.

“Ain’t In LA” bukan sekadar lagu tentang kota Los Angeles atau kehidupan glamor para selebritas. Lagu ini membawa pesan tentang perempuan-perempuan berbakat yang mungkin tidak tinggal di kota besar dan tidak hidup di bawah sorotan dunia.

Cerita di balik lagu ini bahkan berawal dari sang ibu.

Baca Juga: Dari Soundtrack Film ke FYP, Lagu Capital Letters Kembali Viral

ADELA pernah menceritakan bahwa ide “Ain’t In LA” muncul ketika ia pulang ke kampung halamannya di Bratislava, Slovakia. Saat berada di sana, penyanyi tersebut menemukan foto ibunya ketika masih berusia 18 tahun.

Foto itu memperlihatkan sang ibu berdiri di depan dinding yang dipenuhi poster budaya pop Barat. Pemandangan tersebut membuat ADÉLA membayangkan kehidupan perempuan muda pada masa itu yang memiliki mimpi besar, tetapi tinggal jauh dari pusat industri hiburan dunia.

Dari situlah “Ain’t In LA” mulai menemukan maknanya.

Lewat lagu ini, ADELA ingin memberikan ruang bagi orang-orang yang mungkin tidak berasal dari tempat terkenal. Mereka bisa tinggal di kota kecil, hidup dengan keterbatasan, atau jauh dari pusat perhatian. Namun, hal tersebut tidak membuat mereka kehilangan bakat dan keunikan.

Baca Juga: Kenapa Lagu Training Season Sering Dijadikan Bentuk Manifesting?

Los Angeles atau LA dalam lagu ini menjadi sebuah simbol.

Kota tersebut selama ini identik dengan Hollywood, selebritas, industri hiburan, serta kehidupan glamor. Banyak orang datang ke LA untuk mengejar mimpi dan mencari kesempatan menjadi terkenal.

Namun, ADELA justru membalik pandangan tersebut.

Lewat lirik “the baddest bitches ain’t in LA”, ia seperti mengatakan bahwa orang-orang paling keren tidak hanya berada di tempat yang selama ini dianggap sebagai pusat dunia. Ada banyak perempuan hebat yang tinggal di tempat-tempat yang bahkan tidak dikenal banyak orang.

Pesan itu juga terlihat dalam gambaran kehidupan sederhana di dalam lagu. ADELA menyebut sosok perempuan yang tidak memiliki kehidupan mewah, tetapi tetap bisa tampil percaya diri dengan gayanya sendiri.

Keterbatasan bukan alasan untuk kehilangan identitas.

Baca Juga: 10 Tahun “Mercy” Shawn Mendes, Masih Ingat Lagu Galau Ini?

Seseorang tidak harus memakai barang mahal, tinggal di kota terkenal, atau berada dekat dengan industri hiburan untuk menjadi istimewa. Justru, keunikan seseorang bisa muncul dari tempat asal dan pengalaman hidupnya sendiri.

Makna tersebut terasa semakin personal jika melihat perjalanan ADELA. Penyanyi asal Slovakia ini berasal dari negara kecil di Eropa Tengah sebelum akhirnya mengejar karier musik hingga ke Los Angeles.

Meski kini berada dekat dengan industri hiburan dunia, ADELA melalui “Ain’t In LA” seolah ingin mengingatkan bahwa tempat asal bukan sesuatu yang harus dipandang sebelah mata.

Lagu ini bisa dianggap sebagai surat cinta bagi mereka yang punya mimpi besar, tetapi berasal dari tempat yang jauh dari pusat perhatian.

Jadi, “Ain’t In LA” bukan tentang membenci Los Angeles. Lagu ini justru membawa pesan sederhana bahwa kehebatan seseorang tidak ditentukan oleh tempat tinggalnya.

Sebab, seperti yang ingin disampaikan ADELA, orang paling keren mungkin saja tidak sedang berada di Hollywood atau berjalan di jalanan Los Angeles.

Mereka bisa ada di mana saja.

Editor : Annas Rohmanda Purbaningrum
Ain't LA ADELA makna lagu