Dengan akuarium berbentuk tabung, ikan kecil bisa tampak lebih besar. Itu pula yang memikat Budi Santoso. Dia menempatkan akuarium tabung di meja kerjanya.
Memandang ikan di tengah rutinitas kerja yang tinggi, disebut Budi bisa mengurangi stres, sehingga terus bersemangat menyelesaikan pekerjaan.
"Memang sudah hobi pelihara ikan sejak lama. Tapi kalau ikannya dibawa ke kantor, baru-baru ini. Saya pilih akuarium bentuk tabung karena lebih estetik," ujarnya, akhir pekan kemarin.
Meski harus merogoh kocek lebih dalam, Budi mengaku puas dengan akuarium tabung. Cocok digunakan memelihara ikan mas koki.
"Ikan mas koki kan bentuknya unik, cara berenangnya megal-megol. Kalau dipelihara di akuarium tabung, bentuknya jadi makin lucu," terang staf di Protokol Komunikasi dan Administrasi Pimpinan Setda Surakarta itu.
Warga Gulon RT 06 RW 14 Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar itu menghabiskan Rp 1 juta untuk membeli satu set akuarium tabung. Ruang kerjanya bertambah nyeni.
Ditambahkan Budi, ikan mas koki memiliki keindahan pada bagian tubuh sampingnya, sehingga ketika dipelihara di kolam, pesona itu tak terlihat.
"Dulu saya pelihara ikan mas koki di kolam, jadi kurang indah dilihat. Memang bagusnya di akuarium," terang dia.
Bentuk akuarium tabung yang lebih ramping dibandingkan berbentuk kotak, memudahkan Budi membersihkannya. Termasuk mengganti air.
"Ganti air cukup pakai dua botol air mineral. Kapas filter bisa lebih panjang umurnya. Intinya lebih simpel, tapi tidak mengurangi keindahannya. Yang penting pandai menatanya," katanya.
Tidak hanya Budi, rekan-rekan kerjanya juga terhibur dengan ikan mas koki di dalam akuarium tabung. “Yang tidak pelihara ikan pun ikut senang melihatnya,” pungkasnya. (ves/wa/dam) Editor : Damianus Bram