Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

The Solo Doctors Band, Band yang Semua Personelnya Dokter

Damianus Bram • Kamis, 9 Maret 2023 | 15:00 WIB
SPESIAL: Anggota The Solo Doctors Band sebelum latihan rutin di Solo Baru. (SEPTINA FADIA PUTRI/RADAR SOLO)
SPESIAL: Anggota The Solo Doctors Band sebelum latihan rutin di Solo Baru. (SEPTINA FADIA PUTRI/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID - Kenal Tompi? Ya, penyanyi jazz yang namanya sudah merajai blantika musik tanah air ini adalah seorang dokter spesialis bedah plastik. Nah, di Kota Bengawan, juga ada sekelompok dokter spesialis yang hobi bermusik dan menggawangi sebuah band. Namanya, The Solo Doctors Band.

SEPTINA FADIA PUTRI, Solo, Radar Solo

Tepat pukul 21.00, lampu di ruangan klinik di kawasan Grogol, Sukoharjo mulai padam. Artinya jam klinik sudah tutup dan jadwal praktik dokter sudah berakhir. Rolling door ditutup sebagian. Namun masih disisakan celah kecil di depan pintu masuk.

https://youtu.be/XQ8USPOKzC4

Dokter pemilik klinik itu mulai beres-beres tak sabar ingin segera meninggalkan ruangannya. Kepalanya sudah penat. Seharian, sejak pagi, dia bekerja di rumah sakit. Masih berlanjut menerima pasiennya di klinik sampai malam hari. Belum kelar merapikan dokumen-dokumen di meja kerjanya, ada seseorang yang menengok ke ruangannya.

"Ayo, sudah waktunya," ajaknya sambil mengetuk layar smart watch di pergelangan tangannya.

Dokter pemilik klinik itu langsung semringah. Keduanya kemudian naik ke lantai dua. Menuju ke salah satu ruangan. Studio musik.

"Ini refreshing saya setelah sehari penuh menjalankan tugas sebagai dokter. Latihan nge-band," kata dr Kandung Bowoleksono Sp OG, dokter pemilik klinik itu, kepada Jawa Pos Radar Solo.

Nama dokter Kandung sudah pasti familiar di kalangan emak-emak se-Solo dan sekitarnya. Maklum, dokter Kandung adalah salah satu dokter spesialis kandungan favorit ibu hamil. Di balik sosoknya yang mengayomi, siapa sangka ternyata dia adalah CEO sekaligus personel The Solo Doctors Band.

"Kalau ditanya, profesinya dokter atau anak band? Saya lebih suka menjawab, anak band yang hobinya jadi dokter," kelakarnya.

Tak hanya bayi-bayi lucu, The Solo Doctors Band juga band yang lahir dari tangan dokter Kandung. Personelnya, para dokter sekaligus musisi di Solo dan sekitarnya. Terbentuk sejak 2018. Dokter Kandung bertemu dengan sesama dokter yang sefrekuensi alias sama-sama hobi bermusik. Dokter Ananto Budi Wirawan Sp THT dan Dokter Andi Wibawanto, direktur Rumah Sakit (RS) dr Oen Kandang Sapi.

"Kami mulai latihan. Bertiga. Sambil mencari teman dokter musisi yang lain. Sampai akhirnya terkumpul sembilan dokter yang bisa menjadi personel kami. Lengkap, mulai dari vokalis sampai personel lainnya. Setelah itu, keterusan latihan sampai sekarang," ungkapnya.

Sembilan dokter itu adalah dr Kandung Bowoleksono Sp OG dari RS Dr Oen Solo Baru, dr Senyum Indrakila Sp M dari RSUD Dr Moewardi, dan dr Ananto Budi Wirawan Sp THT dari RS Kustati. Kemudian dr Prasetyo Sarwono Putro Sp Rad dari RSUD Dr Moewardi, dr Eko Irawanto Sp KK dari RSUD Dr Moewardi dan dr Andi Wibawanto, direktur RS Dr Oen Kandang Sapi.

Kemudian ada dr Hat Sukamardani yang menjabat kepala Puskesmas Pajang, dr Soffin Arfian Sp OG dari RS PKU Muhammadiyah Surakarta, dan dr Aries Hartoto Sp.OG dari RSUD Karanganyar.

Merasa tidak asing dengan nama-nama di atas? Ya memang, dokter-dokter ini punya banyak pasien di Kota Solo dan sekitarnya. Alhasil, masing-masing dari mereka sudah dipastikan punya kesibukan yang luar biasa padatnya. Namun, namanya hobi bukan kaleng-kaleng, latihan band tetap jadi prioritas. Setidaknya, sekali dalam sepekan wajib meluangkan waktu untuk bertemu di studio musik.

"Mau tidak mau harus ada waktu untuk bermusik. Sesibuk apapun, serepot apapun, kami punya jadwal latihan. Sepekan sekali lah, kami ngulik lagu, belajar lagu baru, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Kalau dibayangkan sebenarnya memang tidak masuk akal. Pagi di rumah sakit sampai siang, sore praktik rata-rata sampai pukul 21.00 baru selesai. Mulai latihan sekitar pukul 22.00.

“Jadi baru kelar latihan sekitar jam 1 atau 2 dini hari. Betah melek semua. Padahal besoknya jam 7 pagi jadwal operasi sudah menanti. Sudah biasa," bebernya.

Dokter Kandung mengaku semua kejenuhan menjalani rutinitas sebagai dokter itu bisa luruh seketika saat tiba jadwal latihan band. Rasanya, sangat excited. Dia selalu menunggu-nunggu jadwal latihan. Tidak hanya saat latihan, rasa excited itu bahkan tidak hilang setelah manggung.

"Kami pernah perform di Solo Artoz 2022. Itu kali pertama kami tampil di event besar di Taman Budaya Jawa Tengah. Semalaman setelah manggung kami kompak tidak bisa tidur karena saking senangnya," kenangnya.

Solo Artoz bukan panggung pertama bagi The Solo Doctors Band. Mereka sering diundang untuk menghibur di event-event kecil. Seperti di beberapa acara gathering rumah sakit, ulang tahun rumah sakit, atau di acara perkumpulan dokter spesialis tertentu.

Terdekat, The Solo Doctors Band bakal perform di charity concert yang digelar di mini ballroom RS Dr Oen Kandang Sapi, Sabtu (11/3) malam. Hasil charity akan diserahkan ke Yayasan Tunas Sehat Indonesia, sebuah yayasan peduli anak dengan kanker.

"Mungkin konser itu nanti bakal jadi event paling berkesan buat kami. Karena rata-rata event manggung kami semuanya berkesan. Kami selalu puas," sambungnya.

Namanya dokter, soal finansial sudah pasti tidak ada kendala. Nah, apakah mengundang The Solo Doctors Band ini dipatok tarif tertentu seperti band pada umumnya?

"Kami tidak memungut bayaran. Kalau dikasih, paling buat makan-makan saja," ujarnya.

Saat masih asyik berbincang dengan Jawa Pos Radar Solo, ternyata waktu sudah menunjukkan pukul 22.00. Seluruh personel band sudah berkumpul di studio musik dan siap dengan alat musik masing-masing. Usai menutup obrolan, The Solo Doctors Band mengawali latihan dengan memainkan lagu dari Ada Band berjudul Terbaik Bagimu. (*/bun) Editor : Damianus Bram
#band #Dokter Bentuk Band #The Solo Doctors Band #Band yang Personil Dokter