Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

  Keunikan Anjing Shih Tzu, Ras Tertua Asal Cina

Silvester Kurniawan • Minggu, 26 November 2023 | 14:20 WIB
Ludmilla bersama anjing jenis shih tzu peliharaannya. (SILVESTER KURNIAWAN/RADAR SOLO)
Ludmilla bersama anjing jenis shih tzu peliharaannya. (SILVESTER KURNIAWAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Shih Tzu merupakan salah satu ras anjing yang paling populer di dunia. Di Indonesia, ras anjing kuno asal Cina ini pun cukup banyak pecintanya.

Ukurannya yang kecil dan sifatnya yang ramah, membuat banyak yang ingin melihara Shih Tzu.

Paling khas dari anjing jenis ini adalah karakter manja dan lebih suka digendong saat bercengkrama dengan pemiliknya.

Ludmilla, 22, jatuh hati dengan Shih Tzu karena ukurannya yang tidak besar.

Anjing asal Cina ini memang memiliki ukuran lebih kecil jika dibandingkan anjing pada umumnya. Tingginya tak sampai 30 cm saat berjalan.

“Pertama lihat anjing ini dari teman, kok langsung suka. Akhirnya dikasih satu anakan umur dua bulan. Saya pelihara di rumah. Anjingnya memang nggak bisa gede. Jadi cocok dipelihara di rumah,” ungkapnya kepada radarsolo.com.

Alasan lainnya, Milla sapaan akrab Ludmilla, karakter Shih Tzu tak sering menggonggong, membuat dia berani memeliharanya. Mengingat rumahnya di permukiman padat.

“Kebetulan saya tinggal di perumahan yang mayoritas tidak memelihara anjing. Awalnya sempat ragu, takut kalau gonggongannya ganggu. Eh ternyata anjing jenis ini jarang menggonggong, jadi makin suka,” terang pegawai bank swasta di Kota Solo itu.

Selama memelihara Shih Tzu, Milla tak pernah kerepotan. Anjing jenis ini disebutnya cukup cerdas, sehingga mudah dilatih untuk urusan buang air dan mandi.

Soal pakan, tak beda dengan anjing pada umumnya.

“Kalau niat pelihara anjing memang harus ada waktu untuk ajak main. Ya latihan lempar bola, lalu disuapi saat makan, dan sebagainya. Pasti anjingnya akan makin nurut," ujar Milla.

"Tapi kalau Shih Tzu saya ini lebih sering tidur. Pas pengen main, paling suka digendong atau dipangku. Langsung anteng kalau didekap,” kata Milla.

Untuk urusan kebersihan Shih Tzu dan berbagai ras anjing berbulu lebat,memang butuh perawatan ekstra.

Memandikan rutin dan menyisir bulu harus sering dilakukan untuk menghindari anjing terkena kutu atau penyakit kulit.

Apalagi si anjing jenis ini memiliki dua jenis rambut yang berbeda saat masih anakan dan dewasa.

Seiring waktu, bulu di bagian kepala akan bertambah panjang bak rambut seorang wanita yang harus selalu dirawat agar tampak indah.

“Sempat main keluar rumah beberapa kali, langsung kena kutu. Jadi ya agak susah bersihkannya. Butuh waktu menyembuhkan kutuan," ucap Milla.

Sebab itu, Milla menyarankan agar Shih Tzu rutin dimandikan. (ves/nik)

 

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#anjing #Shih Tzu #RAS