RADARSOLO.COM - Momen bersejarah terjadi di Keraton Kasunanan Surakarta. Untuk kali pertama digelar upacara Hari Sumpah Pemuda di lingkungan keraton, Senin lalu (28/10), diikuti kirab pengibaran bendera sepanjang 1.000 meter. Istimewanya, petugas upacara utama adalah cucu-cucu raja.
Suasana penuh khidmat meliputi kompleks Keraton Kasunanan Surakarta, Senin lalu (28/10). Cucu-cucu raja, pewaris trah Mataram ini dengan bangga mengenakan pakaian adat sebagai simbol kemandirian perempuan keraton.
Antusias dan sedikit deg-degan. Begitulah perasaan R.A Rosiearum Aisyah Listiani, R.Aj Koes Rosetiyah Nareswari Tunjung Ayu, dan R.Aj Koes Debora Melia Saputri menjelang upacara bersejarah tersebut. Meskipun baru berlatih selama empat hari, ketiganya menjalankan tugas dengan sempurna.
“Sedikit deg-degan, tapi lega karena berjalan lancar,” ungkap mereka bertiga usai upacara dengan senyum bangga.
Ketiganya tampil kompak dalam balutan pakaian ala prajurit perempuan pengawal raja, yang merepresentasikan kekuatan dan kebesaran perempuan keraton.
R.Aj Koes Debora, cucu Paku Buwono X, mengakui bahwa ia awalnya ragu karena tidak memiliki pengalaman sebagai pengibar bendera, meski pernah ikut paskibra di sekolah.
"Tapi karena tidak ada yang lain, akhirnya memberanikan diri. Senang sekali bisa berjalan lancar,” katanya sambil tertawa lega.
Di usia yang masih SMA, R.Aj Koes Rosetiyah, cucu Paku Buwono XII, mengungkapkan rasa bangganya bisa berperan dalam upacara sakral ini.
“Deg-degan, tapi senang. Ini pertama kali buat saya, dan rasanya luar biasa,” ujar siswi kelas XII SMAN 9 Solo ini bersemangat.
Momen seperti ini tidak hanya memperkuat jalinan persaudaraan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para kerabat untuk mengenal lebih dekat tradisi keraton yang sarat makna.
Kegiatan bersama ini menjadi jembatan antara generasi muda dengan warisan budaya yang terus dilestarikan.
“Kami diwajibkan belajar tari dan adat istiadat di keraton, dan dari sini, ikatan keluarga besar ini semakin kuat. Kami berharap keluarga besar keraton bisa terus berkegiatan bersama seperti ini,” kata ketiganya serempak, menyuarakan kebanggaan mereka sebagai generasi penerus. (*/bun)
Editor : Kabun Triyatno