Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Bawa Nama Solo, Arga Pramudya Tembus Paskibraka lewat Tarian Tradisional

Fauziah Akmal • Selasa, 3 Juni 2025 | 01:16 WIB
Argananta Pramudya Candra Putra bertemu Wali Kota Solo Respati Ardi di balai kota. (Ist)
Argananta Pramudya Candra Putra bertemu Wali Kota Solo Respati Ardi di balai kota. (Ist)

RADARSOLO.COM - Argananta Pramudya Chandra Putra, siswa SMA Regina Pacis Solo, lolos paskibraka Jateng 2025 berkat Tari Wirotoyo. Pelopor sekolah, prestasi menginspirasi.

Di balik gerak tegas dan tegap seorang paskibraka, ada jiwa yang juga menari. Itulah yang ditunjukkan Argananta Pramudya Chandra Putra—siswa kelas 10 SMA Regina Pacis Solo—yang tak hanya melangkah pasti dalam barisan, tapi juga menari anggun dalam budaya.

Tarian tradisional Wirotoyo yang ia pentaskan menjadi penentu, membawanya lolos seleksi pasukan pengibar bendera (paskibraka) Jawa Tengah 2025 mewakili Kota Solo.

Tak hanya menjadi bagian dari 37 siswa terpilih dari 70 peserta se-Jawa Tengah, Arga juga mencatatkan sejarah sebagai siswa pertama dari SMA Regina Pacis Solo yang berhasil menembus seleksi hingga tingkat provinsi.

"Gerakan Tari Wirotoyo tegas dan berwibawa, cocok dengan karakter paskibra. Saya ingin membawa sesuatu yang berbeda dan membanggakan Solo," ucap Arga.

Siswa kelahiran 24 November 2008 ini menjalani serangkaian seleksi ketat dari tingkat kota hingga provinsi. Mulai dari tes postur, kesehatan, samapta, PBB, hingga kepribadian dan bakat. Ia bersaing dengan lebih dari 600 siswa SMA se-Kota Solo sebelum akhirnya melaju ke tingkat provinsi bersama Syahda Elit Widyadhana.

Dibantu Kodim 0735/Surakarta dan dipantau bakesbangpol, Arga menjalani latihan fisik intensif selama dua pekan di kompleks Stadion Manahan. Latihan pagi dan sore menjadi bagian dari rutinitasnya menjelang seleksi provinsi yang digelar di Semarang.

Dukungan juga mengalir dari pihak sekolah dan orang tua. Kepala SMA Regina Pacis Solo Maria Monika Wahyu Utama menyebut Arga sebagai pelopor kebanggaan.

“Sebelumnya siswa kami belum pernah lolos ke tingkat provinsi. Arga yang pertama, dan semoga bisa menginspirasi yang lain,” ujarnya bangga.

Meski langkah Arga terhenti di seleksi nasional, ia akan tetap bertugas sebagai paskibraka pada upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di tingkat Provinsi Jawa Tengah, 17 Agustus mendatang.

Tak hanya di paskibraka, Arga juga dikenal aktif berprestasi. Di antaranya, juara 1 nasional lomba Digital Poster Kemendikbudristek (2023), juara 1 lomba video pendek "Saatnya Kita Bangkit", hingga Kidshackethon dan lomba melukis. Baginya, disiplin dan semangat menjadi kunci untuk terus melangkah—dalam barisan maupun dalam kehidupan. (zia/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno