RADARSOLO.COM - Berhimpun dalam sebuah komunitas tidak hanya sebatas berbagi hobi, namun juga memiliki tanggung jawab untuk memberi manfaat bagi orang lain. Itulah yang dilakukan Crew Castello, sebuah komunitas pecinta satwa eksotik yang sejak 2016 telah aktif mengedukasi masyarakat, dengan tujuan agar masyarakat tidak lagi menganggap foto bersama satwa sebagai kegiatan berbayar.
Setiap Kamis sore, Crew Castello berkumpul di sekitar Air Mancur Manahan, Solo. Di sana, mereka membawa berbagai jenis satwa eksotik dan mengajak masyarakat untuk berfoto tanpa dikenakan biaya.
"Kami mengkampanyekan agar foto bersama satwa tidak perlu bayar. Kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka bisa menikmati foto bersama satwa eksotik tanpa perlu biaya," ujar Tri Setyo Wahyudi yang didapuk menjadi wakil ketua Crew Castello.
Komunitas ini berkomitmen untuk menghapus stigma yang berkembang tentang foto satwa berbayar. Mereka memahami bahwa banyak orang yang menggunakan hewan-hewan ini untuk mencari penghasilan tambahan melalui layanan foto berbayar.
Namun, Crew Castello tetap teguh dengan tujuan mereka, yakni membuat kegiatan ini lebih edukatif dan memberi kesempatan pada masyarakat untuk belajar lebih banyak tentang satwa eksotik.
Kegiatan ini memang tidak luput dari pro dan kontra. Ada pihak yang merasa terganggu dengan tidak adanya biaya bagi masyarakat yang ingin berfoto dengan satwa. Namun, Crew Castello terus berupaya memperkenalkan kembali bahwa berfoto dengan satwa eksotik bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan tanpa harus berbayar.
"Kami sempat vakum beberapa tahun, tapi kini kami aktif lagi dengan semangat baru. Meski ada yang beranggapan kami hanya mencari keuntungan, kami tetap fokus pada edukasi dan memperkenalkan satwa kepada masyarakat," tambah Tri.
Lebih dari sekadar foto, Crew Castello juga menggunakan kesempatan ini untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penanganan satwa liar dengan bijaksana. Banyak satwa yang sering bersinggungan dengan manusia, seperti ular, musang, atau burung predator.
"Tujuan kami adalah agar masyarakat tidak langsung membunuh satwa liar yang masuk ke rumah mereka. Kami mengajarkan bagaimana cara evakuasi yang aman tanpa membahayakan baik satwa maupun manusia," jelas Tri.
Setiap anggota Crew Castello juga aktif memberikan nomor kontak untuk memudahkan masyarakat yang membutuhkan bantuan saat satwa liar memasuki rumah atau lingkungan mereka. Mereka siap membantu evakuasi secara cuma-cuma, dengan edukasi penanganan pertama yang aman.
"Kami ingin masyarakat bisa bersikap tenang dan mengambil tindakan yang tepat saat menemukan satwa liar di rumah mereka," lanjut Tri.
Di usia komunitas yang sudah menginjak tahun ke-10, Crew Castello berharap bisa terus berkembang. Saat ini, mereka memiliki lebih dari 90 anggota yang tersebar di Solo Raya, bahkan beberapa daerah di Jawa Timur.
"Kami berharap anggota kami bisa terus memainkan peran positif dalam masyarakat dan membantu lebih banyak orang yang membutuhkan bantuan terkait satwa," ujar Tri.
Mereka juga terus mengingatkan pentingnya keselamatan dalam melakukan evakuasi.
"Jika merasa ragu dengan keselamatan diri saat merescue satwa, lebih baik meminta bantuan dari orang lain. Kami akan mengkoordinasikan bantuan melalui grup anggota yang ada di dekat lokasi," tutup Tri dengan penuh harap.
Jika ada warga yang membutuhkan bantuan evakuasi satwa liar, Crew Castello bisa dihubungi di nomor 089673318228. Mereka siap membantu dengan penuh kesungguhan, demi melestarikan satwa dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi manusia dan hewan. (ves/bun)
Editor : Kabun Triyatno