Total Bantuan Rp 1,1 M untuk 33 Kelompok Tani di Karanganyar

Damianus Bram • Dipublikasikan Jumat, 30 Juli 2021 | 17:17 WIB
BERI PERHATIAN: Bupati Juliyatmono salurkan bantuan uang ke kelompok tani, kemarin. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)
BERI PERHATIAN: Bupati Juliyatmono salurkan bantuan uang ke kelompok tani, kemarin. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)
KARANGANYAR Kelompok tani penerima bantuan aspirasi melalui Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Karanganyar diwajibkan segera membuat laporan pertanggungjawaban (Lpj) sepekan setelah bantuan mereka terima. Hal itu untuk mencegah terjadinya penyelewengan anggaran.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Karanganyar Siti Maesaroh mengungkapkan, pihaknya menyalurkan bantuan kepada 33 kelompok tani di Kabupaten Karanganyar. Setelah itu menerjunkan tim teknis untuk melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap penggunaan anggaran bersumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 melalui aspirasi sejumlah anggota DPRD tersebut.

”Total bantuan Rp 1,1 miliar. Seminggu lagi, saya minta penerima bantuan membuat surat pertanggungjawaban. Karena kami sudah punya tim teknis dan tim money, mereka nanti akan mengecek apakah bantuan tersebut digunakan sesuai dengan pengajuan atau tidak. Karena kami mengantisipasi kalau ada penyelewengan. Ketua kelompok tani nanti yang akan diperiksa,” terang Siti.

Lebih lanjut Siti mengungkapkan, jumlah bantuan yang diterima masing-masing kelompok berbeda. Mulai dari Rp 10 juta sampai Rp 50 juta yang digunakan untuk pengembangan produk pertanian seperti pembelian bibit, pengembangan tanaman bonsai, dan pengembangan pertanian lainnya.

”Yang mendapatkan itu adalan kelompok tani yang sebelumnya sudah terdaftar dalam sistem penyuluh pertanian di kementerian sana. Kalau ada yang belum berarti tidak bisa mendapatkan. Banyak yang mengajukan, akan tetapi kami salurkan bagi kelompok tani yang saat ini sudah selesai dalam proses verifikasi. Karena dinas itu hanya memfasilitasi saja,” jelas Siti.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengharapkan bantuan kepada 33 Kelompok Tani tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik.

”Kalau bisa meningkatkan penghasilan petani yang dikembangkan dari sektor pertanian. Di saat pandemi seperti ini, sektor pertanian tidak banyak terdampak. Silakan digunakan dengan baik,” singkat bupati. (rud/adi/dam) Editor : Damianus Bram
bupati karanganyar juliyatmono Bantuan 33 Kelompok Tani di Karanganyar pemkab karanganyar Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Karanganyar