“PTM terbatas SMK rencananya tanggal 20 September. Biar sekalian menyelesaikan PTS. Saya kira timing-nya memang sudah tepat. Terkait mekanismenya, nanti masing-masing sekolah yang mengatur,” ujar Kepala Cabang VI Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng Sunarno, Jumat (17/9).
Terkait evaluasi PTM terbatas di tiga SMA negeri dan satu SMA swasta, Narno menyebut lancar. Pihaknya tidak memaksa anak mengikuti PTM terbtas. Ketika belum mendapatkan izin dari orang tua, mereka bisa mengakses pembelajaran daring.
Sementara itu, Kepala SMKN 2 Karanganyar Sutanto mengungkapkan, persiapan PTM terbatas sesuai instruksi Pemprov Jateng telah matang.
“Sarana prasarana pendukung protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan dengan sabun serta lainnya sudah siap. Nanti, peserta PTM terbatas di masing-masing kelas hanya 50 persen dari total siswa,” paparnya.
Sekadar informasi, sejumlah sekolah yang lebih dulu menggelar PTM terbatas yakni SMAN 1 Karanganyar, SMAN Kerjo, SMA Karangpandan, dan SMA Muhammadiyah. Protokol kesehatan dipantau secara ketat guna meminimalkan potensi penularan Covid-19. (rud/wa/dam) Editor : Damianus Bram