Pantauan Jawa Pos Radar Solo, makam tersebut juga berada satu lingkup dengan makam keluarga Presiden Jokowi. Yakni makam orang tua presiden, pasangan Sudjiatmi-Widjiatno Notomiharjo serta anggota keluarga lainnya, seperti Agung Prabowo, Hari, Joko Lukito, dan Kemis.
Menurut Juru Makam Keluarga RI 1, Sidiq Suramto, penggalian makam mulai dilakukan pada Minggu (27/2) pukul 22.30, oleh tujuh orang. Penggalian baru selesai paginya sekitar pukul 05.00, karena terdapat air di dalam makam.
"Saya menerima kabar (duka) itu sekitar pukul 20.00 WIB. Dan sebelum almarhum meninggal, Pak Jokowi sempat datang ke makam untuk takziah," ucapnya.
Sidiq menyebut, Jokowi sering berziarah ke makam keluarganya. Dalam kurun waktu setahun presiden berziarah sebanyak dua kali.
"Dari tahun 2021 sudah tiga kali beliau pak presiden berziarah," terangnya.
Selain Jokowi, adik-adiknya pun sering berziarah. Namun saat ditanya soal Gibran, Sidiq mengaku belum pernah melihat putra sulung Presiden Jokowi itu berziarah ke makam.
Di sisi lain, jenazah Miyono Suryosardjono terlihat tiba di makam sekitar pukul 11.00 WIB. Diiringi rombongan keluarga Jokowi, seperti putra sulungnya Gibran Raka Buming Raka dan beberapa kerabat almarhum.
Tak hanya itu, tampak terlihat beberapa pejabat seperti Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Achmad Luthfi, Menko PMK Muhajir Muhammad, Bupati Karanganyar Juliyatmono, serta jajaran forkopimda.
Jokowi hanya sebentar menyaksikan prosesi pemakaman. Kurang dari 15 menit, orang nomor satu di Indonesia tersebut kemudian pulang. Tinggal Gibran Rakabuming yang menunggu prosesi pemakaman hingga selesai. (rud/ria) Editor : Syahaamah Fikria