Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagnakerkop UKM) Kabupaten Karanganyar Martadi mengungkapkan, hasil pemantauan tim di sejumlah pasar tradisional, ketersediaan migor curah masih aman.
”Sesuai laporan masih aman. Kami akan koordinasi dulu dengan pemerintah provinsi, dan pihak kementerian. Apa nanti langkah atau perintahnya seperti apa,” kata Martadi, Kamis (2/6).
Ditanya terkait harga usai subsidi dari pemerintah pusat dicabut, Martadi mengaku masing-masing pedagang menerapkan harga jual yang berbeda-beda. Ada yang Rp 15.500 per kilogram (kg), ada pula yang Rp 16.000 per kg.
”Setelah ini kami akan cek stok minyak goreng curah di sejumlah perusahaan. Saya baru balik tadi pagi dari Jakarta, jadi belum sempat melakukan pengecekan,” imbuhnya.
Salah seorang pedagang Dewi Arianti menyampaikan, pihaknya baru saja mendapatkan pasokan migor curah dari distributor sebanyak 30 jeriken. Masing-masing berisi 17 kg.
”Harga sekarang Rp 16 ribu per kg. Saat ini masih mengikuti harga dari distributor,” singkatnya. (rud/adi/dam) Editor : Damianus Bram