Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Mentan Minta Bantuan Bibit Jagung dan Cabai di Karanganyar Ditambah

Damianus Bram • Senin, 8 Agustus 2022 | 03:22 WIB
KETAHANAN PANGAN: Mentan Syahrul Yasin Limpo mendengar penjelasan Sekda Karanganyar Sutarno terkait lahan yang akan ditanami kelapa di Desa Rejosari, Gondangrejo, Sabtu (6/8). (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)
KETAHANAN PANGAN: Mentan Syahrul Yasin Limpo mendengar penjelasan Sekda Karanganyar Sutarno terkait lahan yang akan ditanami kelapa di Desa Rejosari, Gondangrejo, Sabtu (6/8). (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)
KARANGANYAR – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta kuota bantuan bibit jagung dan cabai di Karanganyar ditambah. Menyusul dilakukannya penanaman bibit kelapa genjah varietas pandan wangi di Desa Rejosari, Kecamatan Gondangrejo oleh Presiden Joko Widodo.

”Ini nantikan tidak hanya bibit kelapa. Tetapi juga jagung dan cabai. Kalau jagung ditambah jadi 1.000 ton gimana, kemudian untuk tanaman cabai diberikan ke 10.000 rumah tangga,” kata Yasin saat kunjungan di Gondangrejo, Sabtu (6/8) siang.

Alasan Mentan menambah bibit jagung dan cabai supaya masyarakat tidak lama menunggu masa panennya. ”Kalau kelapa kan dua tahun baru berbuah. Nah selama dua tahun itu bisa menanam jagung dan cabai. Jagung itu paling tidak 100 hari sudah bisa panen, tolong program di Karanganyar ini bisa diubah,” imbuh Yasin Limpo.

Di sisi lain, pada program kejar 1 juta batang bibit kelapa genjah, Kabupaten Karanganyar bakal mendapatkan 59.000 batang bibit pohon kelapa, 668 ton jagung, dan 39,2 ton bibit cabai dan 10 hektare tanaman kedelai. Dari 59.000 batang bibit kelapa, ditanam di 11 kecamatan di 50 desa.

Sekda Kabupaten Karanganyar Sutarno mengaku siap jika nantinya kementerian menambah bibit yang akan disalurkan ke Karanganyar.

”Kami siapkan, nanti ada beberapa program pertanian untuk bisa penambahan itu. Masyarakat akan kita siapkan di 17 kecamatan,” singkat sekda.

Seperti diketahui, Kementerian Pertanian mengembangkan kelapa genjah 1 juta batang secara nasional pada 2022-2023. Program ini memperkuat sektor pertanian sebagai bantalan perekonomian menghadapi krisis pangan global dan memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. (rud/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#Bibit Kelapa Genjah #Kelapa Genjah #Bantuan Bibit Jagung #Bantuan Bibit Cabai #Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo