Race Director Sikso Rogo Lawu Ultra Furqoni Sya'bana mengungkapkan, event trail run ini akan mengenalkan keindahan alam Gunung Lawu tersebut. Sikso Rogo Lawu Ultra sempat vakum karena pandemi Covid-19. Dan, tahun ini digelar kembali dengan peserta yang lebih banyak dan beragam. Tercatat ada 2.063 peserta dari berbagai negara dan benua yang telah mendaftar.
"Sesuai catatan registrasi yang kami dapat, peserta berasal dari 11 negara yang tersebar di beberapa benua seperti Asia, Afrika, Amerika, Eropa dan Australia," terang Furqon.
Sikso Rogo Lawu Ultra digelar dalam lima kategori. Yakni running dengan jarak tempuh 7K hingga 80K. Paling banyak peserta mengikuti running kategori jarak 15 K, mencapai 900 orang. Sementara untuk Gubernur Ganjar akan ikut running kategori 7K pada Minggu pagi.
"Peserta dari berbagai kalangan, mulai usia 18 sampai 70 tahun. Tujuan kami lewat event ini adalah mengenalkan keindahan Gunung Lawu. Tidak hanya alamnya yang indah dan sejumlah lokasi pariwisatanya. Namun, beberapa titik di wilayah Gunung Lawu juga merupakan tempat peninggalan sejarah untuk edukasi," terang Furqon.
Disisi lain, Penasihat Komunitas Sikso Rogo Tony Hatmoko mengungkapkan, sejak digelar pada 2018, kegiatan trail run di Gunung Lawu terus mengalami peningkatan luar biasa.
Di tahun pertama, event hanya diikuti 200 peserta. Kemudian pada 2019, jumlah peserta meningkat menjadi 900 orang. Yang paling istimewa di tahun ini, mencapai 2.063 peserta dari berbagai negara.
"Kemarin pendaftaran sampai kita batasi. Kalau tidak mungkin mencapai 3 ribu sampai 5 ribu,” ucap dia.
Semua peserta Sikso Rogo Lawu Ultra akan start di Sekipan. Kemudian menjelajah hingga Ngargoyoso, Jenawi. Untuk kategori 80K, peserta akan sampai ke Beruk, Jatiyoso.
“Jadi mulai dari tengah, sampai utara dan selatan Gunung Lawu akan dilewati peserta," tandas Toni. (rud/ria) Editor : Syahaamah Fikria