Hal ini diungkapkan Kepala KPPBC TMP B Surakarta Yetty Yulianty saat menjamu tim Jawa Pos Radar Solo di ruanganya, Kamis (16/2/2023). Dalam kesempatan kemarin, tim Jawa Pos Radar Solo melakukan silaturahmi dipimpin General Manager Andi Aris Widiyanto, Manager Digital Tri Wahyu Cahyono, Manager Iklan Andri Ekawati dan Account Executive Rayanawati.
Yetty menjelaskan, pihaknya sedang kerja keras guna mencapai predikat tersebut. Sehingga dengan semangat dan apresiasi yang diberikan baik dari pengguna jasa dan masyarakat umum, Bea Cukai Surakarta selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
”Jadi kami sedang menggencarkan program pelayanan, yaitu pendampinga ekspor impor terhadap produk UMKM asal kota Bengawan sehingga bisa go internasional. Sehingga masyarakat yang ingin informasi lebih lanjut, silakan datang ke kantor kami. Untuk pelayanan ini gratis, tidak dipungut biaya sepersenpun,” papar Yetty.
Ditambahkan Yetty, pihaknya juga gencar menarik cukai dari barang-barang kena cukai yang dikeluarkan perusahaan di Karesidenan Surakarta. Dimana cukai Ini akan disetorkan ke kemtrian keuangan sebagai kas negara.
”Dimana untuk Surakarta ini sebagai penyetor terbesar nomor tiga untuk kas negara dari cukai diwilayah Jateng-Jogjakarta. Kita berada d ibawah Kudus dan Semarang,” ujar Yetti.
Terbukti, pihak KPPBC TMP B Surakarta berhasil meneruskan tren positif dalam hal penerimaan negara selama enam tahun terakhir, di mana penerimaan selalu melampaui target. Berkaitan dengan hal tersebut, pada 2022 Bea Cukai Surakarta juga telah mencapai target yang diberikan, antara lain tercapainya target penerimaan negara yaitu di angka 106,90 persen, dimana dari sisi penerimaan cukai, realisasi yang didapat adalah sebesar Rp 2,256 triliun dari target Rp 2,101 triliun. (atn/adi/dam) Editor : Damianus Bram