Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Menangis Haru di Sidang Paripurna Terakhir

Rudi Hartono RS • Selasa, 24 Oktober 2023 | 04:51 WIB
Bupati Karanganyar Juliatmono memeluk anggota legislatif, usai sidang paripurna di gedung DPRD setempat, Senin (23/10).
Bupati Karanganyar Juliatmono memeluk anggota legislatif, usai sidang paripurna di gedung DPRD setempat, Senin (23/10).

RADARSOLO.COM – Ada yang menarik dalam sidang paripurna di gedung DPRD Karanganyar, Senin siang (23/10). Bupati Karanganyar Juliyatmono terlihat menitikkan air mata, saat membacakan pandangan akhir di atas podium.

Maklum, ini sidang paripurna terakhirnya sebagai orang nomor satu di pemerintahan Bumi Intanpari.

Agenda utama sidang paripurna siang tadi, yakni penyampaian pendapat akhir fraksi DPRD terhadap rancangan peraturan daerah (reperda). Termasuk penandatanganan berita acara (BA), serta serah terima persetujuan bersama bupati dan DPRD tentang reperda APBD tahun anggaran 2024.

Suasana haru hadir ketika pembacaan pandangan akhir bupati. Juliyatmono tak kuasa membendung air mata. Sesekali dia menyeka air mata yang hampir menetes dengan tisu.

“Ini sidang paripurna terakhir saya. Sejak 1997 saya sudah ada di DPRD. Dulu saya bikin konsep agar lembaga ini benar-benar terhormat. Dulu kami belajar agar DPRD terhindar dari sentimen, meskipun berbeda partai,” kenang Juliyatmono.

Larut dalam suasana haru, Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo mengapresiasi kinerja Juliyatmono, sebelum menutup sidang paripurna. Menurut Bagus, gagasan atau ide antara eksekutif dan legislatif perlu disinergikan. Demi kemajuan dan percepatan pembangunan di Bumi Intanpari.

“Terima kasih atas pengabdian dan gagasannya selama di lembaga legislatif dan eksekutif. Kami hanya bisa berdoa, semoga apa yang menjadi harapan bupati tercapai. Tentunya untuk masyarakat di Kabupaten Karanganyar,” ujar Bagus.

Bagus mengaku sudah lama mengenal sosok Bupati Karanganyar tersebut. Tepatnya saat mereka masih sama-sama duduk di kursi parlemen.

“Saya sangat paham betul. Bupati sudah berjuang cukup lama untuk mengabdikan diri di Karanganyar,” imbuhnya. (rud/fer/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#bumi intanpari #juliyatmono #dprd #bupati karanganyar #sidang paripurna #air mata