RADARSOLO.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar segera membangun ulang jalan di Desa Tunggulrejo, Jumantono yang longsor, beberapa waktu lalu.
Pasalnya, jalan tersebut merupakan akses utama empat kepala keluarga (KK). Saat longsor, mereka sempat terisolasi.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Karanganyar Hendro Prayitno mengungkapkan, setelah dilakukan rapat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, pemerintah akhirnya menganggarkan Rp 210 juta pembangunan akses jalan tersebut.
”Rencana nanti minggu depan segera dibangun. Anggaran kami rencanakan dari bantuan tak terduga (BTT) Kabupaten Karanganyar tahun 2024,” terang Hendro, kemarin (15/1).
Hendro menambahkan, pihaknya pekan lalu telah melakukan kajian bersama tim Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terhadap satu titik longsor di Pablengan, Matesih. Pasalnya, titik tersebut menimpa salah satu rumah warga hingga mengalami kerusakan.
BRIN menyarankan agar masyarakat di wilayah Pablengan bisa menghindari aksi pemotongan atau pengerukan tebing tegak (PTT), namun bisa dibuat agar miring.
”Sedangkan untuk mengurangi beban tanah akibat tanah jenuh dengan air hujan, hendaknya dilakukan tindakan drainase dengan membuat saluran pembuang air (SPA) pada lereng tersebut setiap jarak 25-50 meter. Pembuatan sulingan dengan paralon atau dengan bambu agar tanah cepat kering,” tandasnya. (rud/adi)
Editor : Damianus Bram