RADARKARANGANYAR.COM – Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan menyiagakan petugas kesehatan di masing-masing kecamatan untuk memantau kondisi panitia pemungutan suara (PPS) selama Pemilu 2024.
Hal itu untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang dialami saat pemilu 2019 silam, dimana banyak PPS meninggal karena kelelahan.
Penjabat (Pj) Bupati Karanganyar Timotius Suryadi menjelaskan, pihaknya meminta dinas kesehatan menyiapkan pegawai puskesmas untuk patroli di tempat pemungutan suara (TPS).
”Kami minta pastikan puskesmas buka 24 jam saat menjelang persiapan sampai dengan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara H+2. Semua petugas di hari H bisa siaga membantu mobile dan cek ke semua TPS,” ungkap Timotius saat membuka rapat koordinasi kesiapan penyelenggaraan pemilu 2024 bersama di Pendapa Raden Mas Said Rumah Dinas Bupati, kemarin (16/1).
Diharapkan, pemerintah bisa memastikan pelaksanaan pesta demokrasi di Kabupaten Karanganyar berjalan menyenangkan dan nyaman. Serta bisa mengantisipasi hal darurat.
”Untuk sarpras semua sudah siap, kemarin sudah kami lakukan pemantauan bersama dengan forkompimda. Logistik semua sudah siap untuk diedarkan, kami minta camat dan kepala desa bisa membantu mengecek kembali ke sejumlah TPS,” tegas Pj bupati.
Timotius menambahkan, total pemilih di Kabupaten Karanganyar mencapai 707.967 orang. Di mana hampir 30 persen adalah kaum milenial dan Gen-X.
”Pemilih untuk kaum milenial itu sampai dengan 215.062 pemilih, kemudian untuk Gen-X itu 207.774 pemilih. Sedangkan paling sedikit pemilih kategori Pro Boomer yang hanya 19.190 atau 3 persen,” imbuhnya.
Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Kumontoy mengungkapkan, persiapan pengamanan Pemilu 2024 sudah dilakukan. Pihaknya berkoordinasi dengan TNI, satpol PP dan bawaslu dalam hal pengamanan.
”Kemarin kami sudah melakukan apel bersama untuk membuat pemilu di Karanganyar ini nyaman. Anggota polsek juga sudah kami minta selalu memberikan edukasi bagi masyarakat agar menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban, terutama nanti pada saat pelaksanaan kampanye terbuka,” tegasnya. (rud/adi)
Editor : Damianus Bram