Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Kasus DBD di Kecamatan Jaten Tertinggi, Begini Respons Dinkes Karanganyar

Rudi Hartono RS • Rabu, 28 Februari 2024 | 15:15 WIB

Tim Dinkes Karanganyar dan unsur TNI melakukan fogging di Kecamatan Tasikmadu, kemarin.
Tim Dinkes Karanganyar dan unsur TNI melakukan fogging di Kecamatan Tasikmadu, kemarin.


RADARSOLO.COM- Penyebaran demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi momok bagi warga Kabupaten Karanganyar.

Dinkes Karanganyar mencatat, hingga minggu ke enam 2024, penyebaran kasus demam berdarah dengue (DBD) cukup tinggi.

Kepala Dinkes Karanganyar Purwati mengatakan, berdasar tabel data perkembangan penyakit tular vektor, tren kasus DBD sedikit mengalami peningkatan.

Hal tersebut terlihat dalam laporan kewaspadaan dini rumah sakit (KDRS) yang diterima Dinkes Karanganyar.

”Total kasus DBD hingga minggu ke enam tahun ini ada 52 kasus. Terdapat penambahan delapan kasus,” jelasnya.

Kasus tersebut muncul di Kecamatan Karanganyar, Tasikmadu, Mojogedang, dan Jaten.

Kasus DBD tertinggi terjadi pada minggu ke dua yang mencapai 12 kasus.

Dinkes Karanganyar sudah menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan epidemiologi, menggalakkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serentak dan fogging focus di daerah-daerah prioritas.

”Untuk minggu ke enam ini, kasus DBD tertinggi ada di Kecamatan Jaten dengan 11 kasus,” kata kadinkes Karanganyar.

Menyusul Kecamatan Karanganyar sebanyak 10 kasus, dan kecamatan Kebakkramat tujuh kasus.

Kasus terendah di Kecamatan Jatipuro, Jatiyoso, Matesih, Ngargoyoso, dan Jenawi. (rud/adi)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Demam Berdarah #dinkes karanganyar #DBD