RADARSOLO.COM – Meski gagal mendapatkan kursi di parlemen dalam pemilu, hal itu tidak lantas menghentikan mesin politik sejumlah partai. Mereka justru menghimpun kekuatan untuk berkoalisi dalam pilkada November mendatang.
Tak tanggung-tanggung, 10 partai politik nonparlemen di Karanganyar sudah menyatakan sikap mengusung Ilyas Akbar Almadani sebagai calon bupati.
”Dari hasil Pemilu 2024 kemarin, kami semua mendapat lebih dari 24.000 suara. Tentunya kami akan bergabung untuk bisa berkontestasi di Pilkada Karanganyar,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Karanganyar Bambang Priyono, kemarin (16/4).
Sepuluh partai nonparlemen tersebut yakni Partai Hanura, Partai Perindo, Partai Umat, Partai Prima, Partai Buruh, Partai Gelora, Partai Garuda, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN). Mereka juga membentuk Gabungan Suara Partai Politik (Gasppol).
Bambang menambahkan, tidak hanya mengandalkan suara yang diperoleh dari Pemilu 2024 lalu. Gasppol juga akan berfungsi jadi relawan dan akan bergerilya untuk memenangkan Ilyas Akbar Almadani sebagai Bupati Karanganyar dalam Pilbup 2024. Seperti diketahui, Ilyas yang merupakan putra mantan bupati Juliyatmono tersebut sudah diusung partai Golkar.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gelora Joko Riyanto mengaku, tekat Gelora bersama dengan sejumlah pengurus partai nonparlemen mendukung Ilyas lantaran sebelumnya melihat tokoh Juliyatmono yang sukses membawa Karanganyar semakin maju.
”Ya salah satu pertimbangannya adalah Mas Ilyas merupakan the next pak Yuli, hubungan kami dengan beliau juga sudah dekat. Dan saat ini kami juga sudah membentuk kades atau tim sukses di 17 kecamatan, untuk memenangkan Ilyas,” ungkap Joko. (rud/adi)
Editor : Adi Pras