RADARSOLO.COM-Banyak tokoh yang pioner di bidangnya dilahirkan di Kabupaten Karanganyar.
Mereka melahirkan karya luar biasa yang hingga kini masih diuri-uri alias dilestarikan.
Di antaranya adalah Basuki Endropranoto. Dia dilahirkan di Kabupaten Karanganyar pada 9 Juli 1914.
Basuki Endropranoto merupakan anak kedua dari enam bersaudara putra dari R. Hardjopawiro, kepala Desa Prumpung, Kebumen, Jateng.
Dari kepiawaiannya di bidang musik, terciptalah lagu Mars Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
Lagu ciptaan Basuki Endropranoto disahkan sebagai Mars PGRI pada Kongres PGRI ke VI di Malang, Jatim, 24-30 November 1952.
Tidak hanya itu, Basuki Endropranoto dan Baharuddin Harahap pernah menulis buku berjudul “Mari Bernjanji: Metode Bernjanji dengan Not Angka (Mari Bernyanyi dengan Not Angka) yang diterbitkan Harapan Masa, Jakarta pada 1960.
Buku lainnya berjudul Bernjanji Sambil Bermain: Buku Njanjian untuk Bersenam dan Bermain. Untuk kelas II dan kelas III S.R. yang juga diterbitkan Harapan Masa, Jakarta pada 1963.
Basuki Endropranoto juga tercatat sebagai pendiri SMP di Cianjur dan mengajar di SMP Pasundan, SMP Tsanawiyah, serta SMPN di Pandeglang, dan SMAN di Jakarta.
Hebatnya lagi, Basuki Endropranoto dipercaya sebagai penilik di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Berijazah B1 dan B2 dari Jerman Barat dan Jerman Timur.
Dia juga perintis Akademi Bahasa Asing Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Baca Juga: Menyusut, Segini Perkiraan Jumlah TPS untuk Pilkada Boyolali 2024
Basuki Endropranoto menikah dengan Kartika dan memiliki 9 anak.
Latar belakang anak Basuki Endropranoto juga mentereng. Si sulung, Prabowo Endropranoto merupakan dokter spesialis penyakit kulit dan kelamin.
Lulusan Universitas Padjadjaran dan Institute of Dermatology Thailand yang mengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung dan bekerja di RS. Al Islam Bandung.
Hingga kini, Mars PGRI ciptaan Basuki Endropranoto selalu dinyanyikan dalam kegiatan PGRI.
Sebagai pemompa semangat para guru yang menjadi ujung tombak mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Berikut syair Mars PGRI:
PGRI abadi
Tetap mempersatukan diri
Dengan aman nan sentosa
Lahir negara kita
Wahai kaum guru semua
Bangunkan rakyat dari g'lita
Kita lah penyuluh bangsa
Pembimbing melangkah ke muka
Insyaflah'kan kewajiban kita
Mendidik mengajar praputra
Kita lah pembangun jiwa
Pencipta kekuatan negara
PGRI abadi
Bernaung di bawah sang panji
Sinar surya nan merata
Anggotanya bersama. (wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono