RADARSOLO.COM - Selain wisata alam yang menyuguhkan kesejukan serta ekostisme pemandangan dataran tinggi dan pegunungan, Karanganyar juga memiliki banyak destinasi wisata sejarah.
Salah satunya adalah Alas Krendowahono, yang terletak di Kabupaten Gongdangrejo, Karanganyar.
Alas Krendowahono merupakan wisata alam yang menyimpan kisah sejarah dan misteri manusia berkepala kerbau.
Tempat ini dipercaya menjadi tempat bersemayamnya Bathari Kalayuwati (Durga).
Keraton Kasunanan Surakarta atau Keraton Solo rutin menggelar ritual budaya Sesaji Mahesa Lawung di kawasan ini.
Ritual adat ini bertujuan untuk memohon keselamatan dan agar terhindar dari segala macam mara bahaya.
Sesaji Mahesa Lawung mempersembahkan kepala kerbau di Punden Krendowahono kepada Bathara Kalayuwati, anak Bathara Durga.
Bathari Kalayuwati diyakini sebagai pelindung ghaib Keraton Solo di bagian utara.
Dari sisi sejarah, pada zaman penjajahan Belanda Alas Krendowahono menjadi tempat pertemuan Pengeran Diponegoro dan Paku Buwono VI untuk menyusun strategi untuk menyerang penjajah saat Perang Jawa.
Tidak hanya itu, Alas Krendowahono dulunya merupakan tempat latihan memanah kuda raja-raja keraton.
Ada Apa Saja di Alas Krendowahono?
Alas Krendowahono berlokasi di Gondangrejo, Karanganyar. Masih termasuk kawasan situs Sangiran.
Destinasi wisata alam ini berjarak sekira 18 kilometer dari Solo, dengan jarak tempuh sekira 45 menit.
Sementara dari Karanganyar Kota, jaraknya sekira 25 kilometer.
Alas Krendowahono menawarkan pengalaman unik, di mana wistawan bisa merasakan atmosfer mistis.
Di sana wisatawan juga bisa menyelami kembali cerita sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro dan Paku Buwono VI dalam melawan penjajahan Belanda.
Bagi yang hanya ingin refreshing, Alas Krendowahono juga cocok karena memberikan pengalaman menikmati alam yang asri dan pemandangan yang indah di tengah hutan. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria