RADARSOLO.COM – Salah seorang penjual es teh di pinggir jalan Mojogedang, FD, 19, menjadi korban penipuan dengan modus membeli es teh dan meminjam motor korban. Akibatnya, FD harus kebilangan sepeda motor Yamaha N-Max miliknya.
Peristiwa ini terjadi di salah satu jalan di Mojogedang, Jumat (25/5) sore lalu. Kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Mojogedang.
Kapolsek Mojogedang AKP Sulistyo Tri Gunanto mengatakan, saat itu pelaku datang membawa sepeda motor Honda Scoopy. Pelaku kemudian beralasan kehabisan bensin dan memesan es sebanyak 10 bungkus.
”Setelah membeli es itu, pelaku meninggalkan sepeda motor yang katanya kehabisan bensin itu. Kemudian membawa motor korban,” jelas kapolsek.
Aksi tersebut tidak hanya dilakukan di Mojogedang, pelaku sebelumnya juga sempat melakukan aksinya di wilayah Sragen dengan modus yang sama.
”Jadi pelaku datang dengan membawa sepeda motor hasil penipuan dan pencurian yang habis bensinnya, kemudian ditukar dengan sepeda milik korban. Kebanyakan korban adalah penjual es yang ada di pinggir jalan,” imbuh kapolsek.
Untuk itu, pihaknya berharap masyarakat lebih berhati-hati. Masyarakat jangan mudah melepas atau meminjamkan barang kepada orang yang tidak dikenal.
”Selain modus seperti itu juga ada kasus lain, pencurian alat packing minuman gelas. Kalau ada alat-alat penting di dalam box (booth) diimbau supaya dibawa pulang, karena biasanya itu ditinggal,” tandas kapolsek. (rud/adi)
Editor : Adi Pras