Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Mengenal Pura Pemacekan di Karangpandan, Karanganyar: Ternyata Induk dari Pura Pasek yang Ada di Bali

Damianus Bram • Rabu, 29 Mei 2024 | 18:56 WIB
Kolase Pura Pemacekan di Karangpandan, Karanganyar.
Kolase Pura Pemacekan di Karangpandan, Karanganyar.

RADARSOLO.COM - Selain kaya akan wisata alam, Kabupaten Karanganyar juga terdapat wisata religi yang mumpuni, yakni Pura Pemacekan. 

Dilansir dari laman Pemkab Karanganyar, Pura Pemacekan atau dikenal dengan nama Pura Pasek ini terletak di Dusun Pasekan, Desa Keprabon, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar.

Dilansir dari Travelingyuk, Bali boleh menjadi pulau dengan seribu pura, tapi siapa sangka jika induk dari pura di sana malah berada di tanah Jawa.

Tepatnya Pura Pemacekan yang ada di Kabupaten Karanganyar, provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga: Pesona Kebun Teh Kemuning di Ngargoyoso, Karanganyar: Hamparan Kebun Hijau yang Indah dan Cuaca Sejuk Menjadi Magnet

Pura Pemacekan adalah pura bercorak Hindu yang berdiri di kaki Gunung Lawu. Menurut Babad Bali, pura ini adalah induk dari pura-pura pasek lainnya yang ada di Bali.

Karanganyar yang sebagian wilayahnya terletak di Gunung Lawu ini, selain dianugerahi pemandangan indah, udara sejuk khas pegunungan dan wisata alam yang menawan, juga tersimpan peninggalan sejarah khususnya dari masa kerajaan Majapahit.

Kebanyakan peninggalan tersebut berupa candi dan pura yang diperkirakan berasal dari akhir masa kerajaan Majapahit yang kala itu dipimpin oleh Raja Brawijaya V dan salah satunya yang paling terkenal adalah Pura Pemacekan.

Lokasi keberadaan pura ini tidak jauh dari Tawangmangu dan berjarak 35 km dari kota Solo sehingga dapat dijangkau dengan kendaraan selama 1 jam perjalanan.

Layaknya objek wisata lain di Karanganyar, kawasan sekitar pura ini juga dikelilingi oleh pemandangan alam yang hijau dan sejuk.

Ada sepenggal cerita menarik mengenai keberadaan pura yang didominasi warna merah dan kuning ini.

Pura Pemacekan merupakan petilasan atau tempat istirahat terakhir dari Kiai I Gusti Ageng Pemacekan atau Ki Ageng Pasek atau Pangeran Arya Kusuma.

Menurut sejarah Pangeran Arya Kusuma ini adalah salah satu menantu sekaligus senopati kerajaan dari raja terakhir Majapahit yaitu Raja Brawijaya V.

Berdasarkan cerita sejarah pada Babad Pasek, masyarakat Hindu Bali memiliki nenek moyang dari Jawa tepatnya saat masa kejayaan kerajaan Majapahit.

Hingga kini banyak orang-orang Bali yang menelusuri jejak nenek moyang mereka hingga ke Karanganyar ini.

Hal ini terlihat dari makin banyaknya rombongan bus dari Bali yang datang berkunjung ke pura ini untuk keperluan sembahyang atau sekedar napak tilas.

Kini umat Hindu di Bali kini tidak hanya melakukan Tirta Yatra persembahyangan bersama ke Pura Dasar Gelgel Klungkung yang diyakininya sebagai induknya Pura Pasek di Bali namun juga melakukan sembahyang ini ke Pura Pemacekan di Karanganyar. 

Hal ini dilakukan, lantaran Pura Pemacekan yang ada di Karanganyar diyakini masyarakat Bali sebagai induk dari pura-pura Pasek di Pulau Dewata.

Bagi traveler lain juga boleh datang ke pura ini, viewnya keren dan yang pasti kamu tidak perlu jauh-jauh ke Bali untuk mendapatkan suasana Pulau Dewata. (dam)

Editor : Damianus Bram
#karanganyar #Wisata di Karanganyar #Wisata Religi #Pura Pemacekan #karangpandan