RADARSOLO.COM - Gunung Lawu adalah salah satu Gunung di Pulau Jawa yang menjadi favorit para pendaki.
Gunung Lawu terletak di antara tiga kabupaten, yaitu Karanganyar di Jawa Tengah, Ngawi, dan Magetan di Jawa Timur ini diketahui cocok untuk para pendaki pemula.
Bagi yang tertarik untuk mendaki Gunung Lawu, ada lima jalur pendakian Gunung Lawu yang bisa dipilih.
Berikut lima jalur pendakian Gunung Lawu:
- Jalur Pendakian via Candi Cetho
- Jalur Pendakian via Cemoro Kandang
- Jalur Pendakian via Cemoro Sewu
- Jalur Pendakian via Singolangu
- Jalur Pendakian via Tambak
Pada kesempatan kali ini, RadarSolo.com akan mengulas tentang jalur pendakian Gunung Lawu Via Candi Cetho.
Pendakian Gunung Lawu Via Candi Cetho ini merupakan wisata alam yang terletak di Cetho, Desa Gumeng, Jenawi, Karanganyar.
Jalur Lawu via Candi Cetho banyak yang menganggap merupakan jalur yang sakral akan tetapi memiliki pemandangan yang menakjubkan.
Basecamp Jalur pendakian Gunung Lawu Via Candi Cetho berada pada ketinggian 1500 mdpl berada di dekat Candi Cetho.
Loket jalur pendakian via Candi Cetho ini buka dari jam 07.00 – 17.00 WIB apabila terjadi cuaca buruk akan tutup lebih awal yaitu pada pukul 15.00 WIB.
Harga tiket masuk untuk wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara Rp.15.000.
Berikut ini adalah estimasi waktu mendaki Gunung Lawu via Candi Cetho dilansir dari berbagai sumber:
- Basecamp – Pos I
Jalur pendakian ini berada di samping Candi Cetho. Nantinya pendaki juga akan melewati situs peninggalan sejarah lain, yakni Candi Kethek.
Kondisi medan masih cukup landai dan belum begitu menanjak di awal pendakian ini. Jarak dari Pos I dari basecamp pendakian adalah sekitar 764 meter. Perkiraan waktu perjalanan menuju Pos I adalah kurang-lebih 42 menit.
- Pos I – Pos II
Setelah pos I, pendaki bakal memasuki kawasan hutan yang didominasi oleh pohon damar dan puspa.
Kondisi jalur pendakian sedikit lebih menanjak dari sebelumnya. Jarak tempuh Pos I menuju Pos II adalah kurang-lebih 1.034 meter.
Jarak antara tersebut bisa ditempuh sekitar satu jam perjalanan, tergantung kecepatan.
- Pos II – Pos III
Dari Pos II menuju Pos III jalur yang dilalui kian terjal. Jarak tempuh dari Pos II ke Pos III adalah sekitar 723 meter.
Nominal tersebut bisa ditempuh kurang-lebih selama 90 menit karena kondisi jalan yang terjal membuat pendaki mungkin akan beberapa kali istirahat.
- Pos III- Pos IV
Pendaki masih harus melewati jalur yang cukup menanjak untuk mencapai Pos IV.
Jarak Pos III sampai Pos IV adalah sekitar 824 meter dengan waktu tempuh kurang-lebih 90 menit. Nantinya akan ada shelter di kiri jalan untuk tempat istirahat.
- Pos IV – Pos V
Di jalur Pos IV menuju Pos V, terjalnya jalur pendakian mulai sedikit berkurang. Jalur ini berjarak kurang-lebih 1.541 meter dengan waktu tempuh sekitar 65 menit. Jika sudah menjumpai sabana, maka perjalanan akan segera sampai Pos V.
- Pos V – Gupak Menjangan
Perjalanan selanjutnya adalah dari Pos V menuju Gupak Menjangan yang ada di ketinggian 2.952 mdpl. Jarak tempuh menuju Gupak Menjangan adalah sekitar 451 meter dengan waktu tempuh selama sekitar 40 menit dengan jalan yang sudah tidak terlalu terjal.
- Gupak Menjangan – Pasar Dieng
Ketinggian Pasar Dieng adalah sekitar 3.104 mdpl dengan jarak sekitar 712 meter dari Gupak Menjangan yang bisa ditempuh kurang-lebih setengah jam. Kodisi jalan dari Gupak Menjangan tidak terlalu menanjak sehingga pendaki bisa menikmati suasana.
- Pasar Dieng – Hargo Dalem
Dari Pasar Dieng menuju Hargo Dalem berjarak sekitar 382 meter dengan waktu tempuh kurang-lebih setengah jam melewati jalan yang kembali agak menanjak. Ketinggian Hargo Dalem adalah sekitar 3.142 mdpl.
- Hargo Dalem – Hargo Dumilah
Selanjutnya dari Hargo Dalem menuju Hargo Dumilah yang merupakan titik tertinggi Gunung Lawu. Jarak Hargo Dalem menuju Hargo Dumilah adalah sekitar 260 meter dengan waktu tempuh sekitar setengah jam melewati tanjakan terjal.
Setelah melibas tanjakan itu, maka Pendaki pun sampai di Hargo Dumilah dengan ketinggian 3.265 mdpl.
Pemandangan ke segala arah menjadi hadiah yang memukau bagi pendaki yang berhasil titik tertinggi ini. (dam)
Editor : Damianus Bram