RADARSOLO.COM - Ratusan massa perguruan silat yang geruduk Mapolres Karanganyar hingga tutup akses Jalan Lawu, akhirnya bisa dibubarkan pihak kepolisian pada Senin (22/7) malam.
Polisi menembakkan gas air mata ke arah massa yang berkerumun di Jalan Lawu, tepatnya di depan Mapolres Karanganyar hingga simpang empat Pegadaian.
Sontak, massa pun langsung berlarian membubarkan diri.
Adapun massa dari perguruan silat itu nekat menggeruduk Mapolres Karanganyar, dipicu oleh peristiwa tragis yang terjadi pada Minggu (22/7) malam.
Salah seorang sumber dari anggota perguruan silat mengungkapkan, pada Minggu malam, ada sejumlah anggota mereka yang diduga menjadi korban tindak kekerasan oknum polisi.
Diduga peristiwa tindak kekerasan itu terjadi saat polisi melakukan pengamanan, usai prosesi sah-sahan yang digelar perguruan silat di wilayah Karanganyar dan Tasikmadu.
Atas kejadian tersebut, satu anggota mereka mengalami luka serius dan dalam kondisi kritis di RSUD Dr Moewardi Solo.
"Informasinya kemarin malam ada satu anggota persilatan yang dilarikan ke rumah sakit di Solo dan sekarang dalam kondisi kritis," kata salah seorang anggota perguruan silat kepada radarsolo.com. (rud/ria)
Editor : Syahaamah Fikria