RADARSOLO.COM – Debit air milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Lawu Karanganyar mengalami penurunan. Sumber mata air di Tawangmangu dan Ngargoyoso terjadi penurunan debit air mencapai 20 persen dari sebelumnya.
Direktur PUDAM Tirta Lawu Kabupaten Karanganyar Prihanto mengungkapkan, pihaknya berpesan agar masyarakat bisa menghemat penggunaan air bersih.
”Kemarin sudah dilakukan pengecekan sumber. Ada penurunan debit air bersih secara signifikan, yakni hampir 20 liter per detik atau setara dengan 2.000 pelanggan,” kata Prihanto, beberapa waktu lalu.
Prihanto menambahkan, penggunaan air dari pelanggan mengalami peningkatan sebesar 7 persen.
”Maka dari itu, kami mengharapkan agar semua pengguna air bersih itu untuk menggunakan air secukupnya dan koordinasi dengan PUDAM apabila ada kendala, dalam penggunaannya,” terangnya.
Prihanto mengaku sudah antisipasi dengan menyiapkan tiga mobil tangki untuk melayani masyarakat jika ada kesulitan air. Di mana masing-masing tangki memiliki kapasitas air sebanyak 4.000 liter.
”Tiga armada tersebut disiagakan di wilayah Papahan, Jaten; dan Perumnas Palur. Untuk pelayanan gratis bagi pelanggan, karena sebagai bentuk pelayanan,” imbuhnya.
Sementara itu, penurunan debit air yang paling besar berada di wilayah perkotaan. Namun, dia memastikan wilayah Colomadu, Gondangrejo, Matesih, Jumantono, Jatipuro, Jatiyoso dan Jumapolo pasokan airnya aman. (rud/adi)
Editor : Adi Pras