Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Produktivitas Menurun Drastis, Festival Durian di Karanganyar Apakah Gagal Digelar?

Rudi Hartono RS • Kamis, 23 Januari 2025 | 20:08 WIB
Ilustrasi Festival Durian di Karanganyar.
Ilustrasi Festival Durian di Karanganyar.

RADARSOLO.COM - Festival Durian yang sering digelar di sejumlah wilayah di Kabupaten Karanganyar, nampaknya batal digelar tahun ini.

Hal ini ditengarai panen durian di sejumlah wilayah Kabupaten Karanganyar seperti Kecamatan Kerjo dan Jumantono, yang mengalami penurunan drastis.

Berdasarkan data, panen durian tahun ini menurun mencapai 40 persen jika dibandingkan  dengan tahun lalu.

Seperti di Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo, produktivitas buah durian mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Alhasil kegiatan festival durian yang biasanya digelar desa ini pada awal tahun, dipastikan tidak akan digelar. 

Kepala Desa Gempolan Suhardi mengungkapkan, saat ini pihaknya memilih untuk tidak menggelar kegiatan festival dan hanya menggelar bazar kecil-kecilan bagi UMKM setempat.

"Sementara tidak ada kegiatan festival durian. Kemarin hanya bazar kecil untuk temen-temen UMKM saja, dan hasilnya juga tidak maksimal," terang Suhardi.

Suhardi mengaku ada penurunan panen durian di Desa Gempolan, yang dikenal sebagai salah satu sentra durian di Karanganyar.

Menurutnya, ada banyak pohon durian di wilayah tersebut yang mengalami penurunan produktifitas.

"Produksinya itu paling maksimal hanya 30 persen saja, itupun kalau dijual juga tidak begitu laku. Karena rasanya itu berbeda. Dan itu pengaruh dari kondisi cuaca yang saat ini diketahui hujan terus menerus," paparnya.

Dengan kondisi ini, pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam hal ini dinas terkait untuk bisa lebih memerhatikan UMKM khususnya mereka yang bergerak dalam penjualan atau budidaya durian.

"Ya paling dijualnya itu hanya di tetangga kemudian tengkulak yang memang berani membeli dengan harga yang tinggi," paparnya.

Seperti diketahui, beberapa wilayah di Karanganyar seperti Jumantono, dan Kerjo merupakan salah satu wilayah penghasil durian terkenal di Bumi Intanpari.

"Karena produksinya itu hampir semuanya menurun. Dan hasilnya tahun ini kemungkinan tidak baik dari tahun sebelumnya, maka untuk proses penjualan atau promosi kita serahkan ke masing - masing pengelola UMKM di wilayah," terang Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dispapora) Karanganyar Hari Purnomo. (rud)

Editor : Damianus Bram
#karanganyar #desa gempolan #festival durian #kerjo #durian