Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Posyandu Kenanga Mulya Gebyog Wakili Karanganyar dalam Program 6 Standar Pelayanan Minimal, Ini Penjelasannya

Rudi Hartono RS • Senin, 12 Mei 2025 | 16:15 WIB
Posyandu Kenanga Mulyo Dusun Gunung Kusan, Desa Gebyog, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Posyandu Kenanga Mulyo Dusun Gunung Kusan, Desa Gebyog, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Peningkatan layanan dasar bagi masyarakat terus digencarkan oleh UPT Puskesmas Mojogedang II bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Gebyog, Kecamatan Mojogedang.

Salah satu langkah nyatanya adalah pelaksanaan perdana Posyandu 6 SPM di Posyandu Kenanga Mulya, Dusun Gunung Kusan, Desa Gebyog, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar.

Program ini merupakan percontohan Posyandu dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Posyandu Kenanga Mulya menjadi wakil dari Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades).

Menurut Kepala Puskesmas Mojogedang II, Sri Mulyani, menjelaskan bahwa Posyandu 6 SPM bertujuan mengintegrasikan enam layanan dasar dalam satu titik layanan masyarakat.

“Mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, sosial, perumahan, hingga ketertiban umum dan pekerjaan umum, semua dijalankan lewat satu pintu, yaitu Posyandu,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga didukung oleh berbagai pihak, termasuk dunia usaha, akademisi, media, organisasi kemasyarakatan, serta Saka Bakti Husada SMAN Mojogedang.

Selain itu, program juga dikolaborasikan dengan inovasi “Gercep Chinta” (Gerakan Cepat Cegah Hipertensi Kita) dan “Juru Pantau Serasi” (Kunjungan Rumah Pemantauan Terintegrasi).

“Inovasi Gercep Chinta difokuskan pada penanganan hipertensi, terutama pada lansia. Layanannya berupa pemeriksaan gratis, senam bersama, pelatihan pijat akupresur mandiri, serta minum jamu berbahan TOGA (Tanaman Obat Keluarga),” jelas Sri Mulyani.

Sedangkan inovasi “Juru Pantau Serasi” dilakukan melalui kunjungan rumah oleh kader posyandu untuk memverifikasi data serta menjangkau warga yang tidak bisa hadir ke posyandu.

Sementara itu, Kepala Desa Gebyog, Sugiyarto menyampaikan, komitmen penuh dalam mendukung program ini.

Pemerintah desa telah mengalokasikan 10 hingga 15 persen dari APBDes untuk operasional dan pengembangan inovasi layanan Posyandu 6 SPM.

“Posyandu kini bukan sekadar tempat penimbangan balita, tetapi menjadi pusat pelayanan masyarakat semua usia, yang terintegrasi dalam satu sistem. Kami ingin layanan masyarakat bisa lebih cepat, tepat, dan transparan,” tandasnya.

Dengan implementasi perdana ini, Posyandu Kenanga Mulya diharapkan bisa menjadi model bagi pengembangan Posyandu serupa di wilayah Karanganyar, bahkan hingga tingkat provinsi dan nasional. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#posyandu #karanganyar #spm #standar pelayanan minimal #mojogedang