RADARSOLO.COM – Guna mengisi kekosongan jabatan usai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar nonaktif Purwati ditahan, Bupati Karanganyar Rober Christanto resmi menunjuk pejabat baru.
Pejabat baru tersebut ditunjuk sebagai pelaksana harian (Plh) kepala Dinkes Karanganyar.
Seperti diketahui, Purwati yang kini menjalani proses hukum dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) 2023 diberhentikan sementara.
Saat ini, Purwati ditahan di Rutan Kelas I Surakarta selama proses penyidikan berlangsung.
Selain itu ada dua ASN bawahannya yg juga ikut ditahan bersama tiga orang dari pihak swasta penyedia alkes.
Untuk mengisi kekosongan tersebut, bupati menunjuk Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Karanganyar, Yopi Eko Jatiwibowo sebagai Plh kepala Dinkes.
“Untuk mengisi kekosongan jabatan, saya menunjuk Pak Yopi menjadi Plh Kepala Dinkes Kabupaten Karanganyar,” ujar Rober, Minggu (15/6/2025).
Rober menyampaikan, Yopi dipilih untuk menjaga kesinambungan organisasi serta melanjutkan program-program strategis Dinkes.
“Harapan saya, dengan masuknya Pak Yopi, program-program yang sempat tertunda bisa segera dijalankan,” tegasnya.
Di tempat terpisah, Yopi menyampaikan telah menerima surat keputusan (SK) penunjukan sebaga Plh Kepala dinkes pada Kamis (12/6/2025).
Dia langsung tancap gas dengan mengumpulkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) Dinkes untuk mengevaluasi dan memetakan program kerja tahun ini.
“Kinerja Dinkes secara umum sudah berjalan baik. Saya akan menjalankan arahan dari Bupati dan mengajak seluruh pegawai untuk bangkit kembali dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Yopi.
Yopi tak menampik bahwa semangat kerja ASN Dinkes sempat terganggu usai mencuatnya kasus korupsi alkes yang menyeret pimpinan mereka. Ia menyebut, setidaknya tiga ASN Dinkes ikut terseret dalam kasus tersebut.
“Kita tidak ingin pelayanan terganggu. Saya ingin memulihkan semangat kerja agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal,” tandasnya. (rud/adi)
Editor : Adi Pras