Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sejumlah SD di Karanganyar Krisis Siswa Baru, Guru Nekat Door To Door Cari Murid

Rudi Hartono RS • Senin, 23 Juni 2025 | 19:30 WIB
Salah satu SDN di Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar yang kekurangan murid baru. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Salah satu SDN di Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar yang kekurangan murid baru. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Masalah kekurangan siswa baru masih membayangi sejumlah sekolah dasar negeri (SDN) di wilayah Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar.

Dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025, beberapa sekolah mencatat jumlah pendaftar yang sangat minim.

Pantauan Radarsolo.com pada Senin (23/6/2025), SDN 2 Wonorejo, Gondangrejo masih sangat minim pendaftar.

Hingga pekan terakhir pendaftaran yang digelar mulai 2 sampai 24 Juni 2025 ini, sekolah tersebut baru menerima lima calon peserta didik baru untuk kelas 1.

Jumlah itu jauh dari ideal dan membuat kekhawatiran tersendiri di kalangan tenaga pendidik.

"Kondisi seperti ini sudah terjadi dalam lima tahun terakhir," ungkap Sri Maryani salah satu guru saat ditemui Radarsolo.com.

Dia menyebut, banyak orang tua kini lebih memilih menyekolahkan anak-anak mereka ke sekolah swasta atau lembaga pendidikan yang dikelola yayasan.

Tren ini dinilai mengancam eksistensi sejumlah SD negeri di daerah pinggiran.

Selain faktor gengsi, fasilitas dan promosi sekolah swasta yang lebih agresif disebut turut memengaruhi pilihan masyarakat.

Pihak sekolah berharap adanya perhatian lebih dari Dinas Pendidikan Kabupaten Karanganyar.

Terutama untuk melakukan evaluasi menyeluruh terkait ketimpangan jumlah peserta didik antar sekolah.

Baca Juga: Covid-19 Melonjak di Negara Asia Tenggara, Ini Imbauan dari Dinkes Klaten

"Kami berharap dinas tidak tinggal diam. Perlu strategi dan intervensi agar sekolah-sekolah yang kekurangan murid bisa kembali diminati," terangnya.

Fenomena ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemangku kebijakan. Di tengah gencarnya pembangunan sektor pendidikan, kesenjangan minat terhadap sekolah negeri perlu menjadi fokus perhatian.

Tak hanya di wilayah Kecamatan Gondangrejo, di sejumlah SD yang ada di wilayah Kecamatan Mojogedang juga mengalami kondisi serupa.

"Kalau kondisi kekurangan ya sama saja mas, di sini (Mojogedang, red) kabarnya juga masih banyak sekolah Dasar yang masih kekurangan murid, dan rata - rata memang karena banyaknya sekolah swasta yang memberikan fasilitas lebih, di banding dengan sekolah negeri," terang Hutama salah satu guru di wilayah Mojogedang. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#SDN #karanganyar #mojogedang #gondangrejo